Tuesday, December 27, 2005

10 Cara Bangkit dari Kesedihan

 

Setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa sulit. Penyebabnya macam-macam, bisa karena sedang patah hati, sakit secara fisik, bokek alias tidak punya uang, dan semacamnya. Pada saat-saat seperti itu, bisa jadi orang mengalami frustrasi, depresi, dan ekstremnya, mencoba bunuh diri.

Mudah-mudahan Anda tidak usah seperti itu. Coba tip di bawah ini untuk menemukan kembali semangat diri.

  1. Ayunkan tubuh dan bernyanyi  
    Pasang musik favorit, terutama yang berirama disko atau dance. Sambil bergoyang, Anda juga bisa ikut menyanyi.
  2. Tersenyum  
    Tersenyum bisa 'mengakali' otak. Maksudnya, karena otot-otot Anda memaksakan senyum, otak akan berpikir bahwa Anda sedang senang.
  3. Habiskan waktu dengan orang-orang tercinta  
    Ada orang yang senang kongkow dengan teman-temannya, ada juga yang senang bermain dengan anak-anak kecil. Terserah yang mana pilihan Anda, yang jelas pilihan kedua amat menyenangkan. Bayangkan Anda mencubit pipi seorang bocah, menyaksikan keriangannya menjilat es krim, bermain di kolam renang, atau melakukan apa pun. Percayalah, keriangan anak-anak akan menular pada Anda.
  4. Hadiahi diri Anda sendiri  
    Kalau ada pekerjaan yang tidak Anda sukai, jangan ditunda. Segera kerjakan, supaya setelah itu usai, Anda bisa memberi kado bagi diri Anda sendiri. Hadiahnya tak usah mahal-mahal amat, bisa berupa memanjakan diri di spa atau salon, berendam di kamar mandi, membaca majalah atau buku, atau tak melakukan apa pun sambil mengunyah dua keping cokelat.
  5. Bersihkan sekeliling Anda  
    Keadaan yang kacau balau memang bikin dada sesak. Karena itu, bebenahlah. Biarkan segala sesuatu berada di tempat yang seharusnya. Seni kuno Feng Shui menyebutkan bahwa mengenyahkan kekacaubalauan di suatu tempat berarti akan mengusir energi negatif dari sana. Cobalah.
  6. Lakukan tindakan  
    Bila ada sesuatu yang membuat Anda cemas, entah itu kesehatan, pekerjaan, atau kehidupan rumah tangga, lakukan sesuatu. Jangan biarkan suatu masalah menjadi berlarut-larut, menggerogoti kebahagiaan Anda, dan 'menikam' apa yang seharusnya Anda peroleh.
  7. Berpikir positif  
    Para konsultan psikologis tak akan pernah bosan menghadiahi kedua kata ini. Sebab, ujung-ujungnya, segala masalah bisa terasa lebih ringan kalau Anda selalu berusaha berpikir positif.
  8. Jadi orang yang kreatif  
    Kalau cuma duduk melamun sambil mengeluh bahwa dunia ini tidak adil, sudah jelas dunia ini memang 'terasa' tidak adil. Anda tidak punya kesibukan, sih. Cari sesuatu yang menyibukkan diri, seperti mengerjakan pekerjaan tangan, memasak, berkebun, meredekorasi rumah, dan sebagainya.
  9. Menulis  
    Banyak ahli setuju bahwa menulis dapat menghilangkan stres. Cobalah dengan menuangkan apa yang Anda alami ke dalam selembar kertas. Anda akan kaget melihat hasilnya.
  10. Berolahraga  
    Manfaat olahraga pasti sudah Anda ketahui. Tapi, melakukannya ketika Anda sedang sedih, bisa jadi membawa kegunaan lain. Di antaranya adalah, membuat Anda lupa masalah, dan membawa semangat baru.
Posted by gindhox at 08:37:08 | Permanent Link | Comments (5) |

10 Tanda-Tanda si Dia Jatuh Cinta

Mana enak memendam perasaan, kan? Tapi, nanya langsung jauh lebih nggak enak. Karena itu, coba deh lihat tanda-tanda di bawah ini kalau Anda merasa bahwa gebetan Anda itu ada perhatian juga sama Anda ...
  1. Perhatikan dengan cermat perilakunya setiap kali ngobrol. Apakah ia menaruh minat terhapa apa saja yang Anda perbincangkan, dan berusaha agar diskusi terus berlangsung?
  2. Apakah dia secara 'tidak sengaja' selalu ada di sekitar Anda?
  3. Camkan dalam hati kalau dia membuat rencana yang melibatkan Anda. Misalnya, "Eh, Ricky Martin nanti mau live di Jakarta. Nanti kita nonton, yuk!"
  4. Dia mau menghabiskan waktu berdua, bahkan membatalkan berbagai acara hanya untuk bertemu Anda lebih lama.
  5. Menelepon untuk alasan sepele, misalnya bertanya tentang, "Sudah tahu ada kafe baru di lantai bawah?"
  6. Sekonyong-konyong saja ia menaruh perhatian terhadap hobi dan hidup Anda. Ini tanda yang meyakinkan bahwa ia tertarik pada Anda - dan bukan hanya pada hobi Anda itu.
  7. Lihat juga bahasa tubuhnya. Apakah ia sering terlihat malu-malu bila menatap Anda? Atau, bisa juga ia mendadak grogi saat bertemu Anda.
  8. Saat duduk bersama, bagaimana bahasa tubuhnya? Apakah ia menarik diri, atau justru membuka diri?
  9. Apakah ia bergerak mendekati - bahkan menyentuh - Anda, misalnya menyentuh tangan atau pipi Anda?
  10. Apakah ia sering tersenyum bila tak sengaja pandangan matanya bersirobok dengan Anda? Bila lebih dari 5 pernyataan di atas Anda setujui, kemungkinan besar ia memang sedang kasmaran pada Anda. Walau begitu, tetaplah sadari intuisi dan dengarkan kata hati Anda. Kecuali, bila Anda tidak membalas perasaan romantis orang itu, jangan lakukan sesuatu yang membuatnya salah pengertian.
Posted by gindhox at 08:33:15 | Permanent Link | Comments (2) |

Thursday, December 22, 2005

10 Ciri Orang yang Berpikir Positif

 
Semua orang yang berusaha meningkatkan diri dan ilmu pengetahuannya pasti tahu bahwa hidup akan lebih mudah dijalani bila kita selalu berpikir positif. Tapi, bagaimana melatih diri supaya pikiran positiflah yang 'beredar' di kepala kita, tak banyak yang tahu. Oleh karena itu, sebaiknya kita kenali saja dulu ciri-ciri orang yang berpikir positif dan mulai mencoba meniru jalan pikirannya.
  1. Melihat masalah sebagai tantangan 
    Bandingkan dengan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat dan bikin hidupnya jadi paling sengsara sedunia. 
  2. Menikmati hidupnya 
    Pemikiran positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati, meski tak berarti ia tak berusaha untuk mencapai hidup yang lebih baik. 
  3. Pikiran terbuka untuk menerima saran dan ide 
    Karena dengan begitu, boleh jadi ada hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatu lebih baik. 
  4. Mengenyahkan pikiran negatif segera setelah pikiran itu terlintas di benak 
    'Memelihara' pikiran negatif lama-lama bisa diibaratkan membangunkan singa tidur. Sebetulnya tidak apa-apa, ternyata malah bisa menimbulkan masalah. 
  5. Mensyukuri apa yang dimilikinya 
    Dan bukannya berkeluh-kesah tentang apa-apa yang tidak dipunyainya 
  6. Tidak mendengarkan gosip yang tak menentu 
    Sudah pasti, gosip berkawan baik dengan pikiran negatif. Karena itu, mendengarkan omongan yang tak ada juntrungnya adalah perilaku yang dijauhi si pemikir positif. 
  7. Tidak bikin alasan, tapi langsung bikin tindakan 
    Pernah dengar pelesetan NATO (No Action, Talk Only), kan? Nah, mereka ini jelas bukan penganutnya.  
  8. Menggunakan bahasa positif 
    Maksudnya, kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme, seperti "Masalah itu pasti akan terselesaikan," dan "Dia memang berbakat." 
  9. Menggunakan bahasa tubuh yang positif 
    Di antaranya adalah senyum, berjalan dengan langkah tegap, dan gerakan tangan yang ekspresif, atau anggukan. Mereka juga berbicara dengan intonasi yang bersahabat, antusias, dan 'hidup'. 
  10. Peduli pada citra diri 
    Itu sebabnya, mereka berusaha tampil baik. Bukan hanya di luar, tapi juga di dalam.
Posted by gindhox at 09:36:20 | Permanent Link | Comments (9) |

10 Cara Mengasah Seni Mendengar

 
Rasanya memang tidak sulit selama kita punya kuping. Nyatanya, banyak orang tidak memiliki kemampuan mendengarkan orang lain. Entah pada pasangan, teman, bahkan bos sekali pun, mendengarkan dengan baik masih jadi tantangan yang cukup besar.
Soalnya, sering sekali kita tergoda untuk memberi respons ketimbang mendengarkan. Atau, kita merasa sudah tahu apa yang sedang diomongin, sehingga kita dengan seenaknya menginterupsi atau menyela. Diakui atau tidak, mendengarkan sudah menjadi satu keahlian yang sulit dimiliki setiap orang.
Karena itu, kemampuan mendengarkan pun punya seni tersendiri. Anda ingin mempelajarinya? Coba deh Anda simak jurus mendengarkan dengan efektif di bawah ini:
  1. Berhenti bicara  
    Apa yang mau didengar, kalau Anda ngomong dan mendengarkan sekaligus?
  2. Berikan waktu pada orang yang sedang bicara  
    Berilah mereka 'izin', ruang, dan waktu untuk mengutarakan maksud. Bagaimana Anda memandang, berdiri atau duduk, akan membuat perbedaan besar. Santai saja, ini akan membuat yang berbicara juga santai.
  3. Tunjukkan pada orang lain bahwa Anda ingin mendengar  
    Pandanglah mereka. Mengangguk kalau setuju dan tanyakan sesuatu kalau ingin mereka menjelaskan lebih lanjut. Dengarlah untuk memahami kata-kata mereka, dan bukannya tidak sabar menunggu giliran berbicara.
  4. Hilangkan semua gangguan  
    Mendengarkan dengan baik berarti Anda melenyapkan semua gangguan di sekitar Anda, misalnya mematikan radio, TV, menutup pintu, berhenti membaca, dan sebagainya. Berilah si pembicara perhatian penuh, dan biarkan mereka tahu bahwa mereka memperoleh perhatian penuh.
  5. Empati pada orang lain  
    Terlebih bila mengemukakan suatu hal yang pibadi sifatnya, atau penderitaan. Sisihkan waktu untuk berada di posisi mereka, agar Anda bisa melihat situasi dari sudut pandang mereka.
  6. Sabar  
    Ada jenis orang yang butuh waktu lama untuk menemukan kata-kata yang tepat, untuk membuat suatu isu menjadi jelas. Beri mereka waktu.
  7. Hati-hati pada emosi Anda sendiri  
    Bila apa yang mereka katakan menciptakan respons emosional dalam diri Anda, bersikaplah ekstra hati-hati agar betul-betul memahami arti kalimat mereka. Bila Anda marah, ketakutan, atau merasa terganggu, bisa jadi Anda akan kehilangan bagian krusial yang sedang disampaikan.
  8. Bila tidak setuju, ingin mengkritik atau berargumentasi, lakukan pelan-pelan  
    Biarpun tidak setuju, biarkan mereka melontarkan sudut pandang mereka terlebih dulu. Soalnya, kalau komentar Anda membuat orang lain jadi defensif, meskipun Anda 'memenangkan' argumentasi, bisa jadi Anda kehilangan suatu pandangan yang jauh lebih berharga.
  9. Lontarkan berbagai pertanyaan  
    Biarkan mereka berbicara lebih banyak, memberi contoh, atau menerangkan lebih lanjut. Itu akan membuat mereka bicara lebih precisely dan membuat Anda mengerti lebih akurat.
  10. BERHENTI BICARA  
    Ini adalah jurus pertama dan terakhir yang paling ampuh.
Posted by gindhox at 09:29:32 | Permanent Link | Comments (0) |

10 Trik agar disukai di kantor

Kantor sebagai tempat Anda berada pada waktu prima, selayaknya memang memberikan kenyamanan sekaligus hiburan - di samping tempat mencari nafkah. Namun, ada kalanya hal itu tidak tercapai hanya gara-gara kesalahan yang tidak Anda sadari.
Agar kantor tak menjadi tempat yang mengesalkan, sebaiknya Anda juga tidak mengesalkan bagi rekan-rekan kerja. 'Intip' rahasianya di bawah ini:
  1. Jangan mengenakan busana yang terlalu formal bila tidak ada keperluan yang sesuai. Lingkungan akan melabeli diri Anda sebagai rekan kerja yang nerd dan aneh.
  2. Jangan mengatakan hal-hal negatif tentang seorang pun teman di kantor. Toh, mereka akan menyadari siapa saja yang memang tidak layak dijadikan sahabat atau harus dimasukkan dalam daftar musuh.
  3. Jangan pernah terlihat sebagai orang yang terlalu sering ngemil atau menyerobot makanan kecil rekan lain.
  4. Hati-hati ketika mengkritik perusahaan tempat Anda bekerja. Maklum, semua dinding kantor biasanya punya kuping.
  5. Jangan pernah meninggalkan cangkir Anda untuk dicucikan orang lain. Kecuali bila memang sudah ada office-boy/girl yang bertugas. Anda yang bikin kotor, Anda juga yang bikin bersih. Sebenarnya, hal ini bisa diterapkan pada hal yang lebih 'berat' ketimbang sekadar cangkir kopi.
  6. Salami semua orang setiap tiba di kantor. Ini akan membuat mereka sadar akan eksistensi Anda.
  7. Cobalah untuk tinggal lebih lama 10 menit saja ketimbang rekan-rekan yang lain. Bukan berarti Anda ingin terlihat lebih rajin, tapi akan membuat bos Anda jadi lebih memperhatikan.
  8. Jangan pernah pacaran - apalagi tidur bersama - dengan rekan kerja.
  9. Mintalah saran dari rekan sekantor. Biarpun Anda sebenarnya tidak membutuhkannya, orang-orang senang bila dimintai nasehat.
  10. Kalau Anda cukup bodoh untuk bertengkar dengan bos Anda, usahakan untuk melupakan pertengkaran itu. Lakukan dengan penuh harga diri.

 


Posted by gindhox at 09:25:32 | Permanent Link | Comments (0) |

Bila Tubuh Kita adalah Mayat

Yang Akan Ikut Mayat Adalah Tiga:
Keluarga, Hartanya, dan Amalnya.
Ada Dua Yang Kembali Dan Satu akan Tinggal
Bersamanya; Keluarga Dan Hartanya Akan Kembali
Sementara Amalnya Akan Tinggal Bersamanya.

Maka ketika Roh Meninggalkan Jasad...
Terdengarlah Suara Dari Langit Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
Apakah Kau Yang Telah Meninggalkan Dunia, Atau Dunia Yang Meninggalkanmu
Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Harta Kekayaan, Atau Kekayaan Yang Telah
Menumpukmu
Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menumpukmu
Apakah Kau Yang Telah Mengubur Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menguburmu."

Ketika Mayat Tergeletak Akan Dimandikan....
Terdengar Dari Langit Suara Memekik,
"Wahai Fulan Anak Si Fulan...
Mana Badanmu Yang Dahulunya Kuat
Mengapa Kini Terkulai Lemah
Mana Lisanmu Yang Dahulunya Fasih
Mengapa Kini Bungkam Tak Bersuara
Mana Telingamu Yang Dahulunya Mendengar
Mengapa Kini Tuli Dari Seribu Bahasa
Mana Sahabat-Sahabatmu Yang Dahulunya Setia
Mengapa Kini Raib Tak Bersuara"

Ketika Mayat Siap Dikafan...
Suara Dari Langit Terdengar Memekik,
"Wahai Fulan Anak Si Fulan
Berbahagialah Apabila Kau Bersahabat Dengan Ridha
Celakalah Apabila Kau Bersahabat Dengan Murka Allah

Wahai Fulan Anak Si Fulan...
Kini Kau Tengah Berada Dalam Sebuah Perjalanan
Nun Jauh Tanpa Bekal
Kau Telah Keluar Dari Rumahmu
Dan Tidak Akan Kembali Selamanya
Kini Kau Tengah Safar Pada Sebuah Tujuan
Yang Penuh Pertanyaan."

Ketika Mayat Diusung....
Terdengar Dari Langit Suara Memekik,
"Wahai Fulan Anak Si Fulan..
Berbahagialah Apabila Amalmu Adalah Kebajikan
Berbahagialah Apabila Matimu Diawali Tobat
Berbahagialah Apabila Hidupmu Penuh Dengan Taat."

Ketika Mayat Siap Dishalatkan....
Terdengar Dari Langit Suara Memekik,
"Wahai Fulan Anak Si Fulan..
Setiap Pekerjaan Yang Kau Lakukan
Kelak Kau Lihat Hasilnya Di Akhirat
Apabila Baik Maka Kau Akan Melihatnya Baik
Apabila Buruk, Kau Akan Melihatnya Buruk."

Ketika Mayat Dibaringkan Di Liang Lahat....
terdengar Suara Memekik Dari Langit,
"Wahai Fulan Anak Si Fulan...
Apa Yang Telah Kau Siapkan Dari Rumahmu
Yang Luas Di Dunia Untuk Kehidupan
Yang Penuh Gelap GulitaDi Sini
Wahai Fulan Anak Si Fulan...
Dahulu Kau Tertawa
Kini Dalam Perutku Kau Menangis
Dahulu Kau Bergembira
Kini Dalam Perutku Kau Berduka
Dahulu Kau Bertutur Kata
Kini Dalam Perutku Kau Bungkam Seribu Bahasa."

Ketika Semua Manusia Meninggalkannya
Sendirian....
Allah Berkata Kepadanya,
"Wahai Hamba-Ku.....
Kini Kau Tinggal Seorang Diri
Tiada Teman Dan Tiada Kerabat
Di Sebuah Tempat Kecil, Sempit Dan Gelap..
Mereka Pergi Meninggalkanmu.. Seorang Diri
Padahal, Karena Mereka Kau Pernah Langgar Perintahku
Hari Ini,....
Akan Kutunjukan Kepadamu
Kasih Sayang-Ku
Yang Akan Takjub Seisi Alam
Aku Akan Menyayangimu
Lebih Dari Kasih Sayang Seorang Ibu Pada Anaknya".

Kepada Jiwa-Jiwa Yang Tenang Allah Berfirman,
"Wahai Jiwa Yang Tenang
Kembalilah Kepada Tuhanmu
Dengan Hati Yang Puas Lagi Diridhai-Nya
Maka Masuklah Ke Dalam Jamaah Hamba- Hamba-Ku
Dan Masuklah Ke Dalam Jannah-Ku"

Anda Ingin Beramal Shaleh...?
Tolong Kirimkan Kepada Rekan-Rekan Muslim Lainnya
Yang Anda Kenal ...

Semoga Kematian akan menjadi pelajaran yang berharga bagi kita dalam
menjalani hidup ini.
Rasulullah SAW. menganjurkan kita untuk senantiasa mengingat mati (maut)
dan dalam sebuah
hadithnya yang lain, belau bersabda "wakafa bi almauti wa'idha", artinya,
cukuplah mati itu akan menjadi pelajaran bagimu!

Semoga bermanfaat bagi kita semua, aamiin....
Posted by gindhox at 01:37:53 | Permanent Link | Comments (0) |

Tabah Menyikapi Musibah


Kuncinya, tumbuhkan keyakinan kepada Allah. Kita akan kuat menghadapi
musibah segetir apapun, kalau kita segera kembali kepada Allah. Semakin
cepat kembali pada Allah, maka akan semakin ringan. Semakin utuh dalam
yakin kepada Allah, maka akan semakin tenang hati kita.

Dalam beberapa hari terakhir banyak yang berkonsultasi kepada saya tentang
permasalahan hidup yang mereka alami. Ada yang terlilit utang. Ada yang
anaknya terkena AIDS. Ada yang suaminya terkena penyakit mematikan,
padahal mereka baru saja menikah. Ada yang terpukul karena suaminya
selingkuh. Dan, ada pula yang patah hati karena putus cinta.

Saudaraku, ada saatnya kita akan ditimpa kepahitan dan kegetiran dalam
hidup. Apalagi kalau kita simak janji Allah dalam Alquran bahwa manusia
akan diuji dengan ketakutan, perasaan mencekam, atau panik. Karena itu,
bila musibah itu terjadi, maka, segera bangkitkan kesadaran bahwa inilah
episode yang harus kita dijalani. Kita tidak bisa lari bila waktunya sudah
tiba. Jangan pernah lari dari kenyataan, karena hal ini tidak akan mampu
menyelesaikan masalah.

Kedua, tatkala kesusahan menimpa, segera kumpulkan segenap kekuatan dan
katakan, ''Saya tidak boleh gagal menghadapi ujian ini; saya tidak boleh
hancur dengan ujian ini; hidup saya tidak boleh rusak dengan ujian ini;
saya harus jalani semua ini dengan baik.'' Kalau kata-kata ini terus kita
dengungkan, maka akan ada energi baru yang akan mendorong kita untuk
bangkit dan tangguh menjalani semua musibah tersebut. Dalilnya, ''Aku
adalah sesuai dengan prasangka hamba-Ku.''

Ketiga, yakinlah bahwa segala sesuatu pasti ada ujungnya. Setiap ujian
akan berakhir, tidak mungkin akan abadi sepanjang kita hidup. Allah SWT
akan menguji manusia berepisode-episode. Dalam QS Al-Baqarah ayat 184
disebutkan, Allah tidak akan membebani hamba-Nya, melainkan sesuai dengan
kemampuan hamba tersebut. Ingatlah akan janji Allah bahwa sesudah
kesulitan pasti akan ada kemudahan; pasti bersama kesulitan itu akan ada
kemudahan (QS Alam Nasyrah [94]: 5-6).

Kita pun bisa melihat orang yang ditimpa kesulitan lebih hebat, tapi
mereka tetap kuat. Lihatlah bagaimana beratnya Bilal bin Rabah disiksa
dengan himpitan batu besar di tengah padang pasir yang panas, ternyata
ujian ini pun berakhir, dan beliau menjadi seorang manusia yang dihormati.

Keempat, teguhkan dalam hati bahwa saya harus mendapatkan nilai tambah
dari penderitaan ini. Allah tidak akan pernah zalim kepada hamba-Nya,
pasti ada hikmah di balik setiap kejadian. Ada berjuta kenikmatan yang
menanti kita di ujung penderitaan ini, dan kita mesti
mendapatkannya. ''Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian,
berjuang terlebih dahulu, bersenang-senang kemudian.''

Kita bisa melihat orang yang siap menghadapi ujian, ia senang karena di
akhir ia akan diwisuda. Lihat seorang yang mendaki gunung tinggi, ia
senang karena akan melihat pemandangan indah di puncak. Karena itu,
fokuskan keberuntungan yang akan kita raih di masa datang.

Kuncinya, tumbuhkan keyakinan kepada Allah. Kita akan kuat menghadapi
musibah segetir apapun, kalau kita segera kembali kepada Allah. Semakin
cepat kembali pada Allah, maka akan semakin ringan. Semakin utuh dalam
yakin kepada Allah, maka akan semakin tenang hati kita. Dalam Alquran,
Allah SWT berjanji akan membahagiakan orang-orang yang sabar, yaitu yang
tatkala di timpa musibah, ia bulat kembali kepada Allah. Dan sampaikanlah
berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Yaitu mereka yang apabila
ditimpa musibah, mereka mengucapkan, ''Sesungguhnya kami adalah kepunyaan
Allah, dan kepada-Nya kami akan kembali.'' (QS Al-Baqarah [2]: 155-156)

Kenapa kita menderita walau hanya karena persoalan kecil? Sebabnya, kita
tidak berhasil secepatnya mengembalikan urusan pada Allah SWT. Contoh yang
kehilangan kendaraan, semakin ingat kendaraan akan semakin sengsara pula
batin kita. Harusnya kita lebih ingat kepada Allah yang memberikan
kendaraan tersebut, bukannya lebih ingat pada kendaraan. Ingat ke
kendaraan milik saya, akan berat. Ingat ke kendaraan milik Allah, akan
lebih ringan.
Wallahu a'lam bish-shawab.
( KH Abdullah Gyimnastiar )
Posted by gindhox at 01:32:29 | Permanent Link | Comments (0) |

Friday, December 16, 2005

PRABUMULIH

Prabumulih kota kelahiranKu, tumpah darahku,dll
Posted by gindhox at 11:19:08 | Permanent Link | Comments (0) |

GUGOX DEHIAN

Aku sumang  nunggu gugox dehian di buah endep (Garapan). Malam-malam sambel minom kupi ngan makan dehian. Senangnye nunggu gugox kalu ade dehian titek, tapi jangan sampai keduluan leh himau. Ude dulu kai disambong lagi......  

Posted by gindhox at 10:45:51 | Permanent Link | Comments (28) |

Belum ada judul

Under construction
Posted by gindhox at 10:20:12 | Permanent Link | Comments (3) |