<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Hendra Gunawan</title>
	<atom:link href="http://putrarambang.blog.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://putrarambang.blog.com</link>
	<description>Mr. Chalax</description>
	<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 04:03:01 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Conficker, Bom Waktu atau Sekadar April Mop?</title>
		<link>http://putrarambang.blog.com/2009/04/01/conficker-bom-waktu-atau-sekadar-april-mop/</link>
		<comments>http://putrarambang.blog.com/2009/04/01/conficker-bom-waktu-atau-sekadar-april-mop/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 04:03:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gindhox</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<br />
<span class="reporter"><strong>Alfons Tanudjaya</strong> - detikinet<br /></span>
<div class="illustrasi"><img src="http://www.detikinet.com/images/content/2009/03/31/323/confickerinfect285.JPG" border="0" vspace="0" hspace="0" /><br />
<span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"><small>Infeksi Conficker di Penyedia Broadband (Vaksincom)</small></span></div>
<div class="tower"></div>
<strong>Jakarta</strong> - Tanpa bantuan Lembaga Survei manapun, tentunya para pengguna komputer sepakat bahwa Conficker merupakan virus jawara yang paling banyak menyebar di dunia, termasuk Indonesia. Virus yang mengeksploitasi celah keamanan RPC Dcom MS 08-067 secara de facto telah membuat pusing semua pengguna komputer, khususnya administrator jaringan karena kemampuannya menyebar di jaringan dengan sangat efektif dan untuk membasmi virus ini sangat sulit.<br />
<br />
Untuk mengeyahkan Conficker dari komputer yang terinfeksi sangat sulit karena ia menempel pada proses Windows svchost yang jika di stop akan menyebabkan komputer restart. Jadi sekali menginfeksi komputer ibarat orang kalau digigit tokek, kata nenek tidak akan lepas sampai ada geledek menyambar :P.<br />
<br />
Celakanya, rupanya pembuat Conficker tidak mudah puas dengan “prestasinya” dimana varian A dan B berhasil menginfeksi belasan juta komputer di seluruh dunia. Terakhir muncul Conficker.C yang memberikan ancaman baru bagi pengguna komputer, dimana pada tanggal 1 April 2009 seluruh komputer yang terinfeksi Conficker.C ini akan secara serentak menghubungi 50.000 situs di internet untuk mengupdate dirinya.<br />
<br />
Jika anda bertanya, mengapa 50.000 situs, dan bukan 500 situs. Bukankah bisa gempor membuat 50.000 situs? Jawabannya adalah justru pembuat Conficker ini ingin membuat gempor para vendor antivirus karena dia belajar dari pengalaman di mana varian awalnya mengupdate ke ratusan situs, tetapi karena situs-situs tersebut diblok atas permintaan vendor antivirus maka Conficker A dan B dapat dikatakan “layu sebelum berkembang” karena misinya mengupdate dirinya gagal.<br />
<br />
Kalau virus Conficker A dan B yang “layu sebelum berkembang” saja sudah mampu membuat para korbannya babak belur dan menginfeksi belasan juta komputer di seluruh dunia, lalu apa yang akan dilakukan virus Conficker.C kalau berhasil “mekar” pada tanggal 1 April 2009 nanti ? Berdoa saja semoga ini hanya menjadi April Mop dan pembuat Conficker.C ini tidak melakukan update atau updatenya gagal. Tetapi yang jelas, secara teknis semua komputer yang terinfeksi Conficker.C dan terkoneksi ke internet sudah dapat dipastikan akan menghubungi 50.000 situs untuk mengupdate dirinya.<br />
<br />
<strong>Pengguna Gaptek dan Provider Cuek</strong><br />
<br />
Jika anda bertanya, bagaimana sebenarnya Conficker menyebar. Caranya mudah saja, Conficker belajar dari Ammway atau CNI untuk menyebarkan dirinya. Karena sifatnya worm, ia hanya perlu menginfeksi satu komputer saja di jaringan dan kemudian komputer tersebut akan melakukan scanning terhadap seluruh komputer di jaringannya dan menginfeksi semua komputer yang bisa diinfeksinya.<br />
<br />
Lalu, jika komputer yang di infeksinya terkoneksi ke jaringan lain, ia akan kembali melakukan scanning dan menginfeksi komputer di jaringan lain. Hal ini berjalan terus menerus tanpa henti.<br />
<br />
Celakanya, salah satu sumber penyebaran Conficker adalah komputer-komputer yang terkoneksi ke ISP internet baik secara dial up atau broadband. Dimana jika satu pelanggan terinfeksi oleh Conficker, maka ia akan berusaha terus menerus menginfeksi komputer lain yang terkoneksi melalui jaringan dan ISP yang sama.<br />
<br />
Perlu anda ketahui, yang dimaksud ini tidak terbatas pada dial up dan broadband konvensional tetapi juga broadband 3G. Vaksincom melakukan scanning pada salah satu jaringan 3G Broadband milik provider terbesar Indonesia pada tanggal 31 Maret 2009 dan menemukan banyak komputer-komputer yang terinfeksi Conficker.<br />
<br />
<strong>Apa yang mungkin terjadi ?</strong><br />
<br />
Jika kita belajar dari kasus-kasus infeksi virus yang secara serempak digunakan untuk menyerang satu situs tertentu, kita bisa melihat contoh virus MyDoom yang pada tanggal 1 Februari 2004 berhasil memberikan “kiamat” (down) bagi situs Santa Cruz Operation karena di Ddos oleh jutaan komputer yang terinfeksi virus MyDoom. Sebabnya SCO di Ddos kemungkinan adalah karena dua hal, pertama karena SCO berseteru dengan para pengguna Linux dan yang kedua adalah karena mereka pada tanggal 27 Januari 2004 menawarkan US $ 250.000 bagi siapapun yang bisa memberikan informasi untuk menangkap pembuat virus MyDoom.<br />
<br />
Sebenarnya situs Microsoft juga sempat di Ddos oleh MyDoom pada tanggal 3 Februari 2004, tetapi “untung” tidak sampai mengakibatkan “kiamat” bagi situs Microsoft. Apakah Ddos ini disebabkan karena Microsoft juga mengeluarkan sayembara hadian US $ 250.000 bagi yang bisa membantu menangkap pembuat virus MyDoom... Hanya pembuat MyDoom yang tahu. Yang jelas, Microsoft juga mengeluarkan sayembara US $ 250.000 bagi yang bisa membantu menangkap pembuat Conficker.<br />
<br />
Cerita lain dari MyDoom adalah pada tanggal 26 Juli 2004 MyDoom juga menyerang 3 search engine terpopuler saat itu, Google, AltaVista dan Lycos dan serangan ini berhasil mengganggu beberapa fungsi search Google dan mengakibatkan kelambatan yang signifikan pada situs AltaVista dan Lycos.<br />
<br />
Selain Ddos pada situs, kira-kira hal apa yang mungkin dilakukan oleh virus Conficker.C pada 1 April&#160; 2009 nanti ? Kalau virus Conficker.C tidak memiliki kebiasaan buruk dan hanya melakukan Ddos dan menggunakan komputer korbannya untuk mengirimkan SPAM, kerugian yang mungkin kita alami adalah lalu lintas internet akan sangat padat dan kemungkinan para pengguna internet pada 1 April 2009 akan mengalami kelambatan koneksi. Baik karena Ddos, penyebaran ulang varian baru Conficker ataupun karena SPAM yang disebarkan oleh komputer-komputer yang terinfeksi Conficker.<br />
<br />
Tetapi jika pembuatnya memiliki niat jahat seperti mencuri data komputer korbannya dan menjual kepada pihak yang berminat, maka kasus serupa dengan “Goshnet” bukan tidak mungkin akan terjadi. Maka jika anda pengguna komputer yang terkoneksi ke internet dan memiliki data penting yang kalau hilang bisa membuat anda nangis bombay, Vaksincom menyarankan anda untuk melakukan backup atas data anda.<br />
<br />
Jika anda memiliki data yang confidential dan diincar orang seperti rahasia negara atau sejenisnya, khususnya untuk pekerja di kedutaan besar. Sebisa mungkin hindari menggunakan jaringan internet tanpa perlindungan yang memadai dalam berkomunikasi dan jangan sekali-kali mencampurkan komputer yang memproses data classified dengan data pribadi anda.<br />
<br />
Ingat jaringan internet adalah jalan umum yang bisa dilalui siapa saja dan jika anda mengobrol di jalan umum, kemungkinan untuk didengar orang lain sangat besar. Usahakan menggunakan jalan khusus seperti VPN, atau kalau mampu seperti Presiden Obama menggunakan jaringan GSM khusus yang terpisah dari umum untuk komunikasi Barrackberrynya (Sectera Edge).<br />
<br />
<strong>Preventif</strong><br />
<br />
Vaksincom menyarankan para pengguna komputer Indonesia melakukan tindakan-tindakan berikut dalam mengantisipasi kemungkinan terburuk serangan Conficker.C :
<ol>
<li>Lakukan PATCH semua OS di komputer-komputer jaringan anda dengan lengkap. Khusus untuk antisipasi virus Conficker perhatikan bahwa patch MS 08-067 terinstal dengan baik dan benar.</li>
<li>BACKUP data penting anda, baik di komputer masing-masing maupun di database server. Ingat, file yang di backup ditempatkan terpisah dari komputer yang di backup dan jangan sekali-kali di simpan di harddisk yang sama dengan komputer yang di backup. Kalau bisa miliki satu harddisk backup USB atau kalau mau murah backup ke CD / DVD.</li>
<li>Hindari menyalakan komputer yang tidak terpakai pada saat pulang kantor, apalagi komputer tersebut terhubung ke internet secara broadband karena sangat rentan digunakan untuk Ddos, menyebarkan virus atau spam.</li>
<li>Jika anda memiliki database server, webserver atau mailserver yang harus dinyalakan 24 jam. PASTIKAN semua patch sudah terinstal dengan baik dan lindungi dengan aplikasi sekuriti yang memadai.</li>
<li>Jika anda ingin pendekatan “paranoid”, matikan semua komputer dan internet pada malam ini 31 Maret 2009 dan jangan hidupkan internet sampai besok pagi kira-kira jam 10.00 atau sampai anda dengan persis apa yang akan dilakukan oleh Conficker.C besok.</li>
<li>Jika anda pelanggan Vaksincom, hubungi teknisi@vaksin.com atau cs@vaksin.com untuk mendapatkan tools khusus scan jaringan dari infeksi Conficker.</li>
</ol>

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<span class="reporter"><strong>Alfons Tanudjaya</strong> - detikinet<br /></span></p>
<div class="illustrasi"><img src="http://www.detikinet.com/images/content/2009/03/31/323/confickerinfect285.JPG" border="0" vspace="0" hspace="0" /><br />
<span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"><small>Infeksi Conficker di Penyedia Broadband (Vaksincom)</small></span></div>
<div class="tower"></div>
<p><strong>Jakarta</strong> - Tanpa bantuan Lembaga Survei manapun, tentunya para pengguna komputer sepakat bahwa Conficker merupakan virus jawara yang paling banyak menyebar di dunia, termasuk Indonesia. Virus yang mengeksploitasi celah keamanan RPC Dcom MS 08-067 secara de facto telah membuat pusing semua pengguna komputer, khususnya administrator jaringan karena kemampuannya menyebar di jaringan dengan sangat efektif dan untuk membasmi virus ini sangat sulit.</p>
<p>Untuk mengeyahkan Conficker dari komputer yang terinfeksi sangat sulit karena ia menempel pada proses Windows svchost yang jika di stop akan menyebabkan komputer restart. Jadi sekali menginfeksi komputer ibarat orang kalau digigit tokek, kata nenek tidak akan lepas sampai ada geledek menyambar :P.</p>
<p>Celakanya, rupanya pembuat Conficker tidak mudah puas dengan “prestasinya” dimana varian A dan B berhasil menginfeksi belasan juta komputer di seluruh dunia. Terakhir muncul Conficker.C yang memberikan ancaman baru bagi pengguna komputer, dimana pada tanggal 1 April 2009 seluruh komputer yang terinfeksi Conficker.C ini akan secara serentak menghubungi 50.000 situs di internet untuk mengupdate dirinya.</p>
<p>Jika anda bertanya, mengapa 50.000 situs, dan bukan 500 situs. Bukankah bisa gempor membuat 50.000 situs? Jawabannya adalah justru pembuat Conficker ini ingin membuat gempor para vendor antivirus karena dia belajar dari pengalaman di mana varian awalnya mengupdate ke ratusan situs, tetapi karena situs-situs tersebut diblok atas permintaan vendor antivirus maka Conficker A dan B dapat dikatakan “layu sebelum berkembang” karena misinya mengupdate dirinya gagal.</p>
<p>Kalau virus Conficker A dan B yang “layu sebelum berkembang” saja sudah mampu membuat para korbannya babak belur dan menginfeksi belasan juta komputer di seluruh dunia, lalu apa yang akan dilakukan virus Conficker.C kalau berhasil “mekar” pada tanggal 1 April 2009 nanti ? Berdoa saja semoga ini hanya menjadi April Mop dan pembuat Conficker.C ini tidak melakukan update atau updatenya gagal. Tetapi yang jelas, secara teknis semua komputer yang terinfeksi Conficker.C dan terkoneksi ke internet sudah dapat dipastikan akan menghubungi 50.000 situs untuk mengupdate dirinya.</p>
<p><strong>Pengguna Gaptek dan Provider Cuek</strong></p>
<p>Jika anda bertanya, bagaimana sebenarnya Conficker menyebar. Caranya mudah saja, Conficker belajar dari Ammway atau CNI untuk menyebarkan dirinya. Karena sifatnya worm, ia hanya perlu menginfeksi satu komputer saja di jaringan dan kemudian komputer tersebut akan melakukan scanning terhadap seluruh komputer di jaringannya dan menginfeksi semua komputer yang bisa diinfeksinya.</p>
<p>Lalu, jika komputer yang di infeksinya terkoneksi ke jaringan lain, ia akan kembali melakukan scanning dan menginfeksi komputer di jaringan lain. Hal ini berjalan terus menerus tanpa henti.</p>
<p>Celakanya, salah satu sumber penyebaran Conficker adalah komputer-komputer yang terkoneksi ke ISP internet baik secara dial up atau broadband. Dimana jika satu pelanggan terinfeksi oleh Conficker, maka ia akan berusaha terus menerus menginfeksi komputer lain yang terkoneksi melalui jaringan dan ISP yang sama.</p>
<p>Perlu anda ketahui, yang dimaksud ini tidak terbatas pada dial up dan broadband konvensional tetapi juga broadband 3G. Vaksincom melakukan scanning pada salah satu jaringan 3G Broadband milik provider terbesar Indonesia pada tanggal 31 Maret 2009 dan menemukan banyak komputer-komputer yang terinfeksi Conficker.</p>
<p><strong>Apa yang mungkin terjadi ?</strong></p>
<p>Jika kita belajar dari kasus-kasus infeksi virus yang secara serempak digunakan untuk menyerang satu situs tertentu, kita bisa melihat contoh virus MyDoom yang pada tanggal 1 Februari 2004 berhasil memberikan “kiamat” (down) bagi situs Santa Cruz Operation karena di Ddos oleh jutaan komputer yang terinfeksi virus MyDoom. Sebabnya SCO di Ddos kemungkinan adalah karena dua hal, pertama karena SCO berseteru dengan para pengguna Linux dan yang kedua adalah karena mereka pada tanggal 27 Januari 2004 menawarkan US $ 250.000 bagi siapapun yang bisa memberikan informasi untuk menangkap pembuat virus MyDoom.</p>
<p>Sebenarnya situs Microsoft juga sempat di Ddos oleh MyDoom pada tanggal 3 Februari 2004, tetapi “untung” tidak sampai mengakibatkan “kiamat” bagi situs Microsoft. Apakah Ddos ini disebabkan karena Microsoft juga mengeluarkan sayembara hadian US $ 250.000 bagi yang bisa membantu menangkap pembuat virus MyDoom&#8230; Hanya pembuat MyDoom yang tahu. Yang jelas, Microsoft juga mengeluarkan sayembara US $ 250.000 bagi yang bisa membantu menangkap pembuat Conficker.</p>
<p>Cerita lain dari MyDoom adalah pada tanggal 26 Juli 2004 MyDoom juga menyerang 3 search engine terpopuler saat itu, Google, AltaVista dan Lycos dan serangan ini berhasil mengganggu beberapa fungsi search Google dan mengakibatkan kelambatan yang signifikan pada situs AltaVista dan Lycos.</p>
<p>Selain Ddos pada situs, kira-kira hal apa yang mungkin dilakukan oleh virus Conficker.C pada 1 April&#160; 2009 nanti ? Kalau virus Conficker.C tidak memiliki kebiasaan buruk dan hanya melakukan Ddos dan menggunakan komputer korbannya untuk mengirimkan SPAM, kerugian yang mungkin kita alami adalah lalu lintas internet akan sangat padat dan kemungkinan para pengguna internet pada 1 April 2009 akan mengalami kelambatan koneksi. Baik karena Ddos, penyebaran ulang varian baru Conficker ataupun karena SPAM yang disebarkan oleh komputer-komputer yang terinfeksi Conficker.</p>
<p>Tetapi jika pembuatnya memiliki niat jahat seperti mencuri data komputer korbannya dan menjual kepada pihak yang berminat, maka kasus serupa dengan “Goshnet” bukan tidak mungkin akan terjadi. Maka jika anda pengguna komputer yang terkoneksi ke internet dan memiliki data penting yang kalau hilang bisa membuat anda nangis bombay, Vaksincom menyarankan anda untuk melakukan backup atas data anda.</p>
<p>Jika anda memiliki data yang confidential dan diincar orang seperti rahasia negara atau sejenisnya, khususnya untuk pekerja di kedutaan besar. Sebisa mungkin hindari menggunakan jaringan internet tanpa perlindungan yang memadai dalam berkomunikasi dan jangan sekali-kali mencampurkan komputer yang memproses data classified dengan data pribadi anda.</p>
<p>Ingat jaringan internet adalah jalan umum yang bisa dilalui siapa saja dan jika anda mengobrol di jalan umum, kemungkinan untuk didengar orang lain sangat besar. Usahakan menggunakan jalan khusus seperti VPN, atau kalau mampu seperti Presiden Obama menggunakan jaringan GSM khusus yang terpisah dari umum untuk komunikasi Barrackberrynya (Sectera Edge).</p>
<p><strong>Preventif</strong></p>
<p>Vaksincom menyarankan para pengguna komputer Indonesia melakukan tindakan-tindakan berikut dalam mengantisipasi kemungkinan terburuk serangan Conficker.C :</p>
<ol>
<li>Lakukan PATCH semua OS di komputer-komputer jaringan anda dengan lengkap. Khusus untuk antisipasi virus Conficker perhatikan bahwa patch MS 08-067 terinstal dengan baik dan benar.</li>
<li>BACKUP data penting anda, baik di komputer masing-masing maupun di database server. Ingat, file yang di backup ditempatkan terpisah dari komputer yang di backup dan jangan sekali-kali di simpan di harddisk yang sama dengan komputer yang di backup. Kalau bisa miliki satu harddisk backup USB atau kalau mau murah backup ke CD / DVD.</li>
<li>Hindari menyalakan komputer yang tidak terpakai pada saat pulang kantor, apalagi komputer tersebut terhubung ke internet secara broadband karena sangat rentan digunakan untuk Ddos, menyebarkan virus atau spam.</li>
<li>Jika anda memiliki database server, webserver atau mailserver yang harus dinyalakan 24 jam. PASTIKAN semua patch sudah terinstal dengan baik dan lindungi dengan aplikasi sekuriti yang memadai.</li>
<li>Jika anda ingin pendekatan “paranoid”, matikan semua komputer dan internet pada malam ini 31 Maret 2009 dan jangan hidupkan internet sampai besok pagi kira-kira jam 10.00 atau sampai anda dengan persis apa yang akan dilakukan oleh Conficker.C besok.</li>
<li>Jika anda pelanggan Vaksincom, hubungi teknisi@vaksin.com atau cs@vaksin.com untuk mendapatkan tools khusus scan jaringan dari infeksi Conficker.</li>
</ol>
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putrarambang.blog.com/2009/04/01/conficker-bom-waktu-atau-sekadar-april-mop/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kido Masih Pimpin Serangan Program Jahat di Indonesia</title>
		<link>http://putrarambang.blog.com/2009/03/30/kido-masih-pimpin-serangan-program-jahat-di-indonesia/</link>
		<comments>http://putrarambang.blog.com/2009/03/30/kido-masih-pimpin-serangan-program-jahat-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 06:46:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gindhox</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<br />
<span class="reporter"><strong>Ardhi Suryadhi</strong> - detikinet<br /></span>
<div class="illustrasi"><img src="http://www.detikinet.com/images/content/2009/03/30/323/Kaspersky150.jpg" vspace="0" border="0" hspace="0" /><br />
<span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"><small>Ilustrasi (Ist.)</small></span></div>
<div class="tower"></div>
<strong>Jakarta</strong> - Dari sekian banyak program jahat (<em>malware</em>) yang wara wiri di Indonesia, nama Net-Worm.Win32.Kido.ih masih menjadi pemuncak di daftar malware top 100.<br />
<br />
Padahal di minggu sebelumnya, menurut laporan dari Kaspersky Lab, malware ini juga menjadi kampiun dalam memberikan persentase serangan terbanyak.<br />
<br />
Berikut adalah 100 malware yang paling sering menyerang di Indonesia pada periode 19 Maret - 26 Maret 2009 berdasarkan data server Kaspersky yang diterima <strong>detikINET</strong>, Senin (30/3/2009):<br />
<ol>
<li>Net-Worm.Win32.Kido.ih 35.584%</li>
<li>Trojan-Dropper.Win32.Mutant.a 10.528%</li>
<li>Heur.Win32.Trojan.Generic 8.096%</li>
<li>HEUR:Trojan.Win32.Generic 5.088%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Small.aacq 3.104%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Agent.ahlm 2.944%</li>
<li>Multi.Win32.Packed 2.304%</li>
<li>HEUR:Trojan-Downloader.Win32.Generic 2.144%</li>
<li>Trojan-Dropper.Win32.Small.axv 1.952%</li>
<li>Heur.Win32.Invader 1.472%</li>
<li>Type_Win32 1.152%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.dxh 1.024%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Agent.wxq 0.96%</li>
<li>Trojan-Dropper.Win32.Agent.zje 0.896%</li>
<li>Net-Worm.Win32.Kido.eo 0.864%</li>
<li>Heur.Win32.Worm.Generic 0.832%</li>
<li>Trojan.Win32.VB.lku 0.8%</li>
<li>not-a-virus:FraudTool.Win32.SystemSecurity 0.736%</li>
<li>Backdoor.Win32.SdBot.lar 0.704%</li>
<li>Trojan-Dropper.Win32.Agent.bvn 0.704%</li>
<li>HEUR:Trojan.Win32.AntiAV 0.608%</li>
<li>Trojan.Win32.Obfuscated.actv 0.544%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.CodecPack.fhc 0.512%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Agent.bmna 0.512%</li>
<li>Trojan.Win32.FraudPack.kqs 0.48%</li>
<li>Trojan-GameThief.Win32.WOW.guu 0.48%</li>
<li>HEUR:Virus.Win32.Generic 0.448%</li>
<li>MultiPacked.Multi.Generic 0.448%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.CodecPack.fhe 0.448%</li>
<li>Trojan.Win32.Agent.admy 0.416%</li>
<li>Virus.Win32.Virut.ce 0.352%</li>
<li>Heur.Win32.Downloader 0.32%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.180Solutions.bj 0.32%</li>
<li>Packed.Win32.Black.d 0.288%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Agent.bjhd 0.288%</li>
<li>Trojan-GameThief.Win32.WOW.gub 0.288%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.Agent.lmz 0.288%</li>
<li>Trojan-PSW.Win32.IMMultiPass.od 0.288%</li>
<li>Packed.Win32.Tdss.f 0.288%</li>
<li>Virus.Win32.Virut.q 0.256%</li>
<li>Virus.Win32.Sality.aa 0.224%</li>
<li>Trojan.Win32.VB.lmy 0.224%</li>
<li>Virus.Win32.VB.ki 0.224%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.dxy 0.224%</li>
<li>Heur.Win32.AntiAV 0.192%</li>
<li>Packed.Win32.CryptExe 0.192%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.Relevant.n 0.192%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Tiny.byt 0.192%</li>
<li>Trojan.Win32.Inject.kpg 0.192%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.Shopper.ar 0.192%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Agent.akwa 0.16%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.Thingies 0.16%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.BHO.jlw 0.16%</li>
<li>Net-Worm.Win32.Koobface.fp 0.16%</li>
<li>HEUR:Worm.Win32.Generic 0.16%</li>
<li>Net-Worm.Win32.Koobface.fm 0.16%</li>
<li>Trojan.Win32.Monderd.gen 0.16%</li>
<li>Trojan.Win32.Inject.pyv 0.128%</li>
<li>Virus.Win32.Sality.z 0.128%</li>
<li>SuspiciousPacker.Multi.Generic 0.128%</li>
<li>Virus.Win32.Parite.b 0.128%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Agent.bovt 0.128%</li>
<li>Trojan-PSW.Win32.Agent.lta 0.128%</li>
<li>Packed.Win32.Krap.c 0.128%</li>
<li>Backdoor.Win32.IrcContact.30 0.128%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.OneStep.z 0.096%</li>
<li>Trojan-Banker.Win32.Banker.adks 0.096%</li>
<li>Packed.Win32.Krap.i 0.096%</li>
<li>Trojan.Win32.Agent.bwoy 0.096%</li>
<li>Trojan.Win32.Agent.bvum 0.096%</li>
<li>Net-Worm.Win32.Kolab.bzd 0.096%</li>
<li>Trojan.Win32.VB.ktf 0.096%</li>
<li>Packed.Win32.PolyCrypt.c 0.096%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.Shopper.v 0.096%</li>
<li>Exploit.Win32.DCom.ad 0.096%</li>
<li>Backdoor.Win32.KeyStart.cb 0.096%</li>
<li>Backdoor.Win32.Frauder.avf 0.096%</li>
<li>Backdoor.Win32.Lithium.ea 0.064%</li>
<li>Trojan.Win32.Pakes.cob 0.064%</li>
<li>Trojan.MSIL.Agent.m 0.064%</li>
<li>Backdoor.Win32.Hupigon.glqr 0.064%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.AdMedia.g 0.064%</li>
<li>Trojan-Dropper.Win32.Tiny.cf 0.064%</li>
<li>Trojan-Dropper.Win32.Agent.akga 0.064%</li>
<li>Packed.Win32.PePatch.lc 0.064%</li>
<li>Backdoor.Win32.Delf.oht 0.064%</li>
<li>Email-Worm.Win32.Brontok.dd 0.064%</li>
<li>Virus.Win32.Xorer.ey 0.064%</li>
<li>Packed.Win32.PePatch.fn 0.064%</li>
<li>Trojan-Dropper.Win32.Agent.fgy 0.064%</li>
<li>Trojan.Win32.BHO.nho 0.064%</li>
<li>Trojan.Win32.Agent2.fsa 0.064%</li>
<li>Hoax.Win32.Renos.vber 0.064%</li>
<li>Backdoor.Win32.VB.brg 0.064%</li>
<li>Backdoor.Win32.Bifrose.fmv 0.064%</li>
<li>Hoax.MSIL.BadJoke.Agent.s 0.064%</li>
<li>Trojan-Spy.Win32.Ardamax.e 0.064%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.PurityScan.fk 0.064%</li>
<li>Trojan.Win32.Agent.arjp 0.064%</li>
<li>Trojan-Downloader.JS.Agent.gj 0.064%</li>
</ol>

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<span class="reporter"><strong>Ardhi Suryadhi</strong> - detikinet<br /></span></p>
<div class="illustrasi"><img src="http://www.detikinet.com/images/content/2009/03/30/323/Kaspersky150.jpg" vspace="0" border="0" hspace="0" /><br />
<span style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"><small>Ilustrasi (Ist.)</small></span></div>
<div class="tower"></div>
<p><strong>Jakarta</strong> - Dari sekian banyak program jahat (<em>malware</em>) yang wara wiri di Indonesia, nama Net-Worm.Win32.Kido.ih masih menjadi pemuncak di daftar malware top 100.</p>
<p>Padahal di minggu sebelumnya, menurut laporan dari Kaspersky Lab, malware ini juga menjadi kampiun dalam memberikan persentase serangan terbanyak.</p>
<p>Berikut adalah 100 malware yang paling sering menyerang di Indonesia pada periode 19 Maret - 26 Maret 2009 berdasarkan data server Kaspersky yang diterima <strong>detikINET</strong>, Senin (30/3/2009):</p>
<ol>
<li>Net-Worm.Win32.Kido.ih 35.584%</li>
<li>Trojan-Dropper.Win32.Mutant.a 10.528%</li>
<li>Heur.Win32.Trojan.Generic 8.096%</li>
<li>HEUR:Trojan.Win32.Generic 5.088%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Small.aacq 3.104%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Agent.ahlm 2.944%</li>
<li>Multi.Win32.Packed 2.304%</li>
<li>HEUR:Trojan-Downloader.Win32.Generic 2.144%</li>
<li>Trojan-Dropper.Win32.Small.axv 1.952%</li>
<li>Heur.Win32.Invader 1.472%</li>
<li>Type_Win32 1.152%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.dxh 1.024%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Agent.wxq 0.96%</li>
<li>Trojan-Dropper.Win32.Agent.zje 0.896%</li>
<li>Net-Worm.Win32.Kido.eo 0.864%</li>
<li>Heur.Win32.Worm.Generic 0.832%</li>
<li>Trojan.Win32.VB.lku 0.8%</li>
<li>not-a-virus:FraudTool.Win32.SystemSecurity 0.736%</li>
<li>Backdoor.Win32.SdBot.lar 0.704%</li>
<li>Trojan-Dropper.Win32.Agent.bvn 0.704%</li>
<li>HEUR:Trojan.Win32.AntiAV 0.608%</li>
<li>Trojan.Win32.Obfuscated.actv 0.544%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.CodecPack.fhc 0.512%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Agent.bmna 0.512%</li>
<li>Trojan.Win32.FraudPack.kqs 0.48%</li>
<li>Trojan-GameThief.Win32.WOW.guu 0.48%</li>
<li>HEUR:Virus.Win32.Generic 0.448%</li>
<li>MultiPacked.Multi.Generic 0.448%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.CodecPack.fhe 0.448%</li>
<li>Trojan.Win32.Agent.admy 0.416%</li>
<li>Virus.Win32.Virut.ce 0.352%</li>
<li>Heur.Win32.Downloader 0.32%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.180Solutions.bj 0.32%</li>
<li>Packed.Win32.Black.d 0.288%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Agent.bjhd 0.288%</li>
<li>Trojan-GameThief.Win32.WOW.gub 0.288%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.Agent.lmz 0.288%</li>
<li>Trojan-PSW.Win32.IMMultiPass.od 0.288%</li>
<li>Packed.Win32.Tdss.f 0.288%</li>
<li>Virus.Win32.Virut.q 0.256%</li>
<li>Virus.Win32.Sality.aa 0.224%</li>
<li>Trojan.Win32.VB.lmy 0.224%</li>
<li>Virus.Win32.VB.ki 0.224%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.dxy 0.224%</li>
<li>Heur.Win32.AntiAV 0.192%</li>
<li>Packed.Win32.CryptExe 0.192%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.Relevant.n 0.192%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Tiny.byt 0.192%</li>
<li>Trojan.Win32.Inject.kpg 0.192%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.Shopper.ar 0.192%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Agent.akwa 0.16%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.Thingies 0.16%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.BHO.jlw 0.16%</li>
<li>Net-Worm.Win32.Koobface.fp 0.16%</li>
<li>HEUR:Worm.Win32.Generic 0.16%</li>
<li>Net-Worm.Win32.Koobface.fm 0.16%</li>
<li>Trojan.Win32.Monderd.gen 0.16%</li>
<li>Trojan.Win32.Inject.pyv 0.128%</li>
<li>Virus.Win32.Sality.z 0.128%</li>
<li>SuspiciousPacker.Multi.Generic 0.128%</li>
<li>Virus.Win32.Parite.b 0.128%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.Agent.bovt 0.128%</li>
<li>Trojan-PSW.Win32.Agent.lta 0.128%</li>
<li>Packed.Win32.Krap.c 0.128%</li>
<li>Backdoor.Win32.IrcContact.30 0.128%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.OneStep.z 0.096%</li>
<li>Trojan-Banker.Win32.Banker.adks 0.096%</li>
<li>Packed.Win32.Krap.i 0.096%</li>
<li>Trojan.Win32.Agent.bwoy 0.096%</li>
<li>Trojan.Win32.Agent.bvum 0.096%</li>
<li>Net-Worm.Win32.Kolab.bzd 0.096%</li>
<li>Trojan.Win32.VB.ktf 0.096%</li>
<li>Packed.Win32.PolyCrypt.c 0.096%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.Shopper.v 0.096%</li>
<li>Exploit.Win32.DCom.ad 0.096%</li>
<li>Backdoor.Win32.KeyStart.cb 0.096%</li>
<li>Backdoor.Win32.Frauder.avf 0.096%</li>
<li>Backdoor.Win32.Lithium.ea 0.064%</li>
<li>Trojan.Win32.Pakes.cob 0.064%</li>
<li>Trojan.MSIL.Agent.m 0.064%</li>
<li>Backdoor.Win32.Hupigon.glqr 0.064%</li>
<li>not-a-virus:AdWare.Win32.AdMedia.g 0.064%</li>
<li>Trojan-Dropper.Win32.Tiny.cf 0.064%</li>
<li>Trojan-Dropper.Win32.Agent.akga 0.064%</li>
<li>Packed.Win32.PePatch.lc 0.064%</li>
<li>Backdoor.Win32.Delf.oht 0.064%</li>
<li>Email-Worm.Win32.Brontok.dd 0.064%</li>
<li>Virus.Win32.Xorer.ey 0.064%</li>
<li>Packed.Win32.PePatch.fn 0.064%</li>
<li>Trojan-Dropper.Win32.Agent.fgy 0.064%</li>
<li>Trojan.Win32.BHO.nho 0.064%</li>
<li>Trojan.Win32.Agent2.fsa 0.064%</li>
<li>Hoax.Win32.Renos.vber 0.064%</li>
<li>Backdoor.Win32.VB.brg 0.064%</li>
<li>Backdoor.Win32.Bifrose.fmv 0.064%</li>
<li>Hoax.MSIL.BadJoke.Agent.s 0.064%</li>
<li>Trojan-Spy.Win32.Ardamax.e 0.064%</li>
<li>Trojan-Downloader.Win32.PurityScan.fk 0.064%</li>
<li>Trojan.Win32.Agent.arjp 0.064%</li>
<li>Trojan-Downloader.JS.Agent.gj 0.064%</li>
</ol>
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putrarambang.blog.com/2009/03/30/kido-masih-pimpin-serangan-program-jahat-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Berapa Gaji Para Pemimpin</title>
		<link>http://putrarambang.blog.com/2008/03/14/berapa-gaji-para-pemimpin/</link>
		<comments>http://putrarambang.blog.com/2008/03/14/berapa-gaji-para-pemimpin/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Mar 2008 04:58:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gindhox</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Siaran Pers Mengenai Pemberitaan soal Kenaikan Gaji<br />
Presiden dan Dana Khusus/Operasional Presiden<br />
<br />
Menanggapi pemberitaan mengenai kenaikan gaji Presiden<br />
dan dana khusus operasional/ taktis Presiden<br />
sebagaimana dimuat dalam pemberitaan Harian Rakyat<br />
Merdeka tanggal 31 Desember 2005 dan 1 Januari 2006,<br />
Harian Kompas tanggal 31 Desember 2005, serta Harian<br />
Jakarta Post tanggal 31 Desember 2005, maka perlu kami<br />
jelaskan sebagai berikut:<br />
<br />
1. Sekali lagi perlu ditegaskan bahwa TIDAK ADA<br />
KENAIKAN GAJI DAN TUNJANGAN PRESIDEN DAN WAKIL<br />
PRESIDEN SERTA DANA KHUSUS OPERASIONAL/ TAKTIS PRESIDEN<br />
DAN WAKIL PRESIDEN UNTUK TAHUN 2006, sebagaimana yang<br />
dilansir oleh beberapa media.<br />
<br />
2. Keputusan untuk tidak menaikkan gaji dan tunjangan<br />
Presiden dan Wakil Presiden serta dana khusus<br />
operasional/ taktis Presiden dan Wakil Presiden untuk<br />
tahun 2006 telah ditegaskan berkali-kali oleh Presiden<br />
kepada publik maupun dalam berbagai kesempatan, dan<br />
juga dalam sidang kabinet paripurna. Bahkan Juru<br />
Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng telah pula<br />
mengeluarkan Siaran Pers pada tanggal 28 Oktober yang<br />
isinya pada butir 2 (e) dan (f) dengan jelas<br />
menyatakan bahwa tidak ada kenaikan gaji dan tunjangan<br />
Presiden dalam APBN 2006 dan tidak ada pula kenaikan<br />
Dana Khusus Operasional/ Taktis Presiden, yaitu Rp.24<br />
milyar setahun.<br />
<br />
3. Adanya beberapa media yang memberitakan seolah-olah<br />
gaji Presiden dan Wakil Presiden akan naik, mungkin<br />
disebabkan oleh adanya kenaikan dalam <span class="yshortcuts" id="lw_1205470659_0">mata</span> anggaran<br />
untuk gaji Presiden dan Wakil Presiden dalam APBN 2006<br />
yang telah disahkan oleh DPR. Kenaikan anggaran dalam<br />
APBN 2006 inilah yang kemudian ditindaklanjuti melalui<br />
surat dari Departemen Keuangan yang ditandatangani<br />
oleh Dirjen Anggaran dan Perimbangan Keuangan No.<br />
S-3327/AP/2005 kepada para Sekretaris<br />
Jenderal/Sekretaris Utama/Sekretaris Kementerian<br />
Negara/Lembaga, yang kemudian ditindaklanjuti dengan<br />
program aplikasi pengisian RKA-KL 2006 oleh Kepala<br />
Rumah Tangga Kepresidenan. Dalam RKA-KL itu terdapat<br />
perkiraan kenaikan gaji Presiden RI. sebesar 10% dari<br />
gaji pokok yang merupakan penyediaan yang telah<br />
dirancang oleh Departemen Keuangan RI.<br />
<br />
4. Ketika Presiden <span class="yshortcuts" id="lw_1205470659_1">Susilo Bambang Yudhoyono</span> menerima<br />
laporan tentang perkiraan kenaikan gaji Presiden<br />
sebesar 10% dari gaji pokok tersebut, dengan tegas dan<br />
konsisten, Presiden tetap menyatakan bahwa TIDAK ADA<br />
KENAIKAN GAJI DAN TUNJANGAN PRESIDEN DAN WAKIL<br />
PRESIDEN SERTA DANA KHUSUS OPERASIONAL/ TAKTIS PRESIDEN<br />
DAN WAKIL PRESIDEN UNTUK TAHUN 2006. Walaupun dalam<br />
APBN 2006 yang disahkan oleh DPR telah dialokasikan<br />
kenaikan gaji Presiden dan Wakil Presiden, tetapi<br />
Presiden telah membuat keputusan bahwa TIDAK ADA<br />
KENAIKAN GAJI DAN TUNJANGAN PRESIDEN DAN WAKIL<br />
PRESIDEN.<br />
<br />
5. Meskipun kenaikan gaji Presiden dan Wakil Presiden<br />
telah ditetapkan dalam pagu anggaran pada APBN 2006,<br />
tetapi realisasi gaji Presiden dan Wakil Presiden<br />
tidak harus mencapai pagu anggaran APBN 2006, bahkan<br />
bisa lebih kecil dari pagu yang telah ditetapkan.<br />
Sekali lagi Presiden menyatakan tidak akan menaikkan<br />
besaran gaji dan tunjangan pada tahun 2006.<br />
<br />
6. Apabila gaji Presiden dan Wakil Presiden akan<br />
dinaikkan, maka harus diterbitkan Peraturan Pemerintah<br />
yang mengatur kenaikan tersebut beserta rinciannya.<br />
Sebaliknya, Presiden <span class="yshortcuts" id="lw_1205470659_2">Susilo Bambang Yudhoyono</span> telah<br />
memutuskan untuk menerbitkan Peraturan Presiden. yang<br />
menegaskan bahwa gaji dan tunjangan Presiden dan Wakil<br />
Presiden tidak dinaikkan.<br />
<br />
7. Dengan demikian, Presiden dan Wakil Presiden akan<br />
tetap menerima gaji dan tunjangan sebagaimana yang<br />
diterima sebelumnya yaitu sebesar Rp.62.497.800, - dan<br />
Wakil Presiden sebesar Rp.42.548.670, -. Besaran gaji<br />
Presiden dan Wakil Presiden tersebut adalah sama<br />
dengan besaran gaji Presiden dan Wakil Presiden sejak<br />
tahun 2000, yaitu sejak periode Presiden KH.<br />
<span class="yshortcuts" id="lw_1205470659_3">Abdurrahman Wahid</span> dan Presiden Megawati Soekarnoputri,<br />
sebagaimana yang diatur dalam UU. No. 7 tahun 1978 dan<br />
PP. No. 75 tahun 2000 serta Keppres No. 68 tahun 2001.<br />
<br />
8. Adapun mengenai dana khusus operasional/ taktis<br />
Presiden dan Wakil Presiden sejumlah Rp.2milyar/bulan<br />
dan Wakil Presiden sejumlah Rp.1milyar/bulan, bukanlah<br />
merupakan bagian dari gaji dan tunjangan Presiden dan<br />
Wakil Presiden, dan tidak pula diterima dan dipegang<br />
secara pribadi oleh Presiden danWakil Presiden.<br />
<br />
9. Dana khusus operasional/ dana taktis Presiden dan<br />
Wakil Presiden adalah anggaran dalam APBN yang<br />
dipergunakan untuk kegiatan khusus, antara lain:<br />
memberikan bantuan Presiden kepada masyarakat melalui<br />
mekanisme/ketentuan yang telah diatur. Dana tersebut<br />
bukan untuk keperluan pribadi Presiden dan<br />
penggunaannya dipertanggungjawabk an sesuai dengan<br />
ketentuan perundangan yang berlaku.<br />
<br />
10. Besaran dana khusus operasional/ taktis<br />
Kepresidenan sejumlah Rp.2milyar sebulan (Rp.24milyar<br />
setahun) tidak mengalami kenaikan dalam APBN 2006 dan<br />
tetap sama besarannya sejak tahun 2003, yaitu sejak<br />
masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.<br />
<br />
11. Sungguh merupakan fitnah yang keji, jika Presiden<br />
<span class="yshortcuts" id="lw_1205470659_4">Susilo Bambang Yudhoyono</span> dituduh telah melakukan<br />
kebohongan publik sebagaimana ditulis oleh salah satu<br />
media yang terbit tanggal 1 Januari 2006. Selama ini<br />
Presiden <span class="yshortcuts" id="lw_1205470659_5">Susilo Bambang Yudhoyono</span> selalu konsisten<br />
dengan pernyataannya bahwa TIDAK ADA KENAIKAN GAJI DAN<br />
TUNJANGAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN SERTA DANA<br />
KHUSUS OPERASIONAL/ TAKTIS PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN<br />
UNTUK TAHUN 2006.<br />
<br />
<span class="yshortcuts" id="lw_1205470659_6">Jakarta</span>, 1 Januari 2006<br />
<br />
Andi A. Mallarangeng<br />
Juru Bicara Kepresidenan
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Siaran Pers Mengenai Pemberitaan soal Kenaikan Gaji<br />
Presiden dan Dana Khusus/Operasional Presiden</p>
<p>Menanggapi pemberitaan mengenai kenaikan gaji Presiden<br />
dan dana khusus operasional/ taktis Presiden<br />
sebagaimana dimuat dalam pemberitaan Harian Rakyat<br />
Merdeka tanggal 31 Desember 2005 dan 1 Januari 2006,<br />
Harian Kompas tanggal 31 Desember 2005, serta Harian<br />
Jakarta Post tanggal 31 Desember 2005, maka perlu kami<br />
jelaskan sebagai berikut:</p>
<p>1. Sekali lagi perlu ditegaskan bahwa TIDAK ADA<br />
KENAIKAN GAJI DAN TUNJANGAN PRESIDEN DAN WAKIL<br />
PRESIDEN SERTA DANA KHUSUS OPERASIONAL/ TAKTIS PRESIDEN<br />
DAN WAKIL PRESIDEN UNTUK TAHUN 2006, sebagaimana yang<br />
dilansir oleh beberapa media.</p>
<p>2. Keputusan untuk tidak menaikkan gaji dan tunjangan<br />
Presiden dan Wakil Presiden serta dana khusus<br />
operasional/ taktis Presiden dan Wakil Presiden untuk<br />
tahun 2006 telah ditegaskan berkali-kali oleh Presiden<br />
kepada publik maupun dalam berbagai kesempatan, dan<br />
juga dalam sidang kabinet paripurna. Bahkan Juru<br />
Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng telah pula<br />
mengeluarkan Siaran Pers pada tanggal 28 Oktober yang<br />
isinya pada butir 2 (e) dan (f) dengan jelas<br />
menyatakan bahwa tidak ada kenaikan gaji dan tunjangan<br />
Presiden dalam APBN 2006 dan tidak ada pula kenaikan<br />
Dana Khusus Operasional/ Taktis Presiden, yaitu Rp.24<br />
milyar setahun.</p>
<p>3. Adanya beberapa media yang memberitakan seolah-olah<br />
gaji Presiden dan Wakil Presiden akan naik, mungkin<br />
disebabkan oleh adanya kenaikan dalam <span class="yshortcuts" id="lw_1205470659_0">mata</span> anggaran<br />
untuk gaji Presiden dan Wakil Presiden dalam APBN 2006<br />
yang telah disahkan oleh DPR. Kenaikan anggaran dalam<br />
APBN 2006 inilah yang kemudian ditindaklanjuti melalui<br />
surat dari Departemen Keuangan yang ditandatangani<br />
oleh Dirjen Anggaran dan Perimbangan Keuangan No.<br />
S-3327/AP/2005 kepada para Sekretaris<br />
Jenderal/Sekretaris Utama/Sekretaris Kementerian<br />
Negara/Lembaga, yang kemudian ditindaklanjuti dengan<br />
program aplikasi pengisian RKA-KL 2006 oleh Kepala<br />
Rumah Tangga Kepresidenan. Dalam RKA-KL itu terdapat<br />
perkiraan kenaikan gaji Presiden RI. sebesar 10% dari<br />
gaji pokok yang merupakan penyediaan yang telah<br />
dirancang oleh Departemen Keuangan RI.</p>
<p>4. Ketika Presiden <span class="yshortcuts" id="lw_1205470659_1">Susilo Bambang Yudhoyono</span> menerima<br />
laporan tentang perkiraan kenaikan gaji Presiden<br />
sebesar 10% dari gaji pokok tersebut, dengan tegas dan<br />
konsisten, Presiden tetap menyatakan bahwa TIDAK ADA<br />
KENAIKAN GAJI DAN TUNJANGAN PRESIDEN DAN WAKIL<br />
PRESIDEN SERTA DANA KHUSUS OPERASIONAL/ TAKTIS PRESIDEN<br />
DAN WAKIL PRESIDEN UNTUK TAHUN 2006. Walaupun dalam<br />
APBN 2006 yang disahkan oleh DPR telah dialokasikan<br />
kenaikan gaji Presiden dan Wakil Presiden, tetapi<br />
Presiden telah membuat keputusan bahwa TIDAK ADA<br />
KENAIKAN GAJI DAN TUNJANGAN PRESIDEN DAN WAKIL<br />
PRESIDEN.</p>
<p>5. Meskipun kenaikan gaji Presiden dan Wakil Presiden<br />
telah ditetapkan dalam pagu anggaran pada APBN 2006,<br />
tetapi realisasi gaji Presiden dan Wakil Presiden<br />
tidak harus mencapai pagu anggaran APBN 2006, bahkan<br />
bisa lebih kecil dari pagu yang telah ditetapkan.<br />
Sekali lagi Presiden menyatakan tidak akan menaikkan<br />
besaran gaji dan tunjangan pada tahun 2006.</p>
<p>6. Apabila gaji Presiden dan Wakil Presiden akan<br />
dinaikkan, maka harus diterbitkan Peraturan Pemerintah<br />
yang mengatur kenaikan tersebut beserta rinciannya.<br />
Sebaliknya, Presiden <span class="yshortcuts" id="lw_1205470659_2">Susilo Bambang Yudhoyono</span> telah<br />
memutuskan untuk menerbitkan Peraturan Presiden. yang<br />
menegaskan bahwa gaji dan tunjangan Presiden dan Wakil<br />
Presiden tidak dinaikkan.</p>
<p>7. Dengan demikian, Presiden dan Wakil Presiden akan<br />
tetap menerima gaji dan tunjangan sebagaimana yang<br />
diterima sebelumnya yaitu sebesar Rp.62.497.800, - dan<br />
Wakil Presiden sebesar Rp.42.548.670, -. Besaran gaji<br />
Presiden dan Wakil Presiden tersebut adalah sama<br />
dengan besaran gaji Presiden dan Wakil Presiden sejak<br />
tahun 2000, yaitu sejak periode Presiden KH.<br />
<span class="yshortcuts" id="lw_1205470659_3">Abdurrahman Wahid</span> dan Presiden Megawati Soekarnoputri,<br />
sebagaimana yang diatur dalam UU. No. 7 tahun 1978 dan<br />
PP. No. 75 tahun 2000 serta Keppres No. 68 tahun 2001.</p>
<p>8. Adapun mengenai dana khusus operasional/ taktis<br />
Presiden dan Wakil Presiden sejumlah Rp.2milyar/bulan<br />
dan Wakil Presiden sejumlah Rp.1milyar/bulan, bukanlah<br />
merupakan bagian dari gaji dan tunjangan Presiden dan<br />
Wakil Presiden, dan tidak pula diterima dan dipegang<br />
secara pribadi oleh Presiden danWakil Presiden.</p>
<p>9. Dana khusus operasional/ dana taktis Presiden dan<br />
Wakil Presiden adalah anggaran dalam APBN yang<br />
dipergunakan untuk kegiatan khusus, antara lain:<br />
memberikan bantuan Presiden kepada masyarakat melalui<br />
mekanisme/ketentuan yang telah diatur. Dana tersebut<br />
bukan untuk keperluan pribadi Presiden dan<br />
penggunaannya dipertanggungjawabk an sesuai dengan<br />
ketentuan perundangan yang berlaku.</p>
<p>10. Besaran dana khusus operasional/ taktis<br />
Kepresidenan sejumlah Rp.2milyar sebulan (Rp.24milyar<br />
setahun) tidak mengalami kenaikan dalam APBN 2006 dan<br />
tetap sama besarannya sejak tahun 2003, yaitu sejak<br />
masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.</p>
<p>11. Sungguh merupakan fitnah yang keji, jika Presiden<br />
<span class="yshortcuts" id="lw_1205470659_4">Susilo Bambang Yudhoyono</span> dituduh telah melakukan<br />
kebohongan publik sebagaimana ditulis oleh salah satu<br />
media yang terbit tanggal 1 Januari 2006. Selama ini<br />
Presiden <span class="yshortcuts" id="lw_1205470659_5">Susilo Bambang Yudhoyono</span> selalu konsisten<br />
dengan pernyataannya bahwa TIDAK ADA KENAIKAN GAJI DAN<br />
TUNJANGAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN SERTA DANA<br />
KHUSUS OPERASIONAL/ TAKTIS PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN<br />
UNTUK TAHUN 2006.</p>
<p><span class="yshortcuts" id="lw_1205470659_6">Jakarta</span>, 1 Januari 2006</p>
<p>Andi A. Mallarangeng<br />
Juru Bicara Kepresidenan
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putrarambang.blog.com/2008/03/14/berapa-gaji-para-pemimpin/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>KITA HARUS TERSENYUM</title>
		<link>http://putrarambang.blog.com/2008/03/14/kita-harus-tersenyum/</link>
		<comments>http://putrarambang.blog.com/2008/03/14/kita-harus-tersenyum/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Mar 2008 04:56:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gindhox</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Abu Yazid Al Busthami, pelopor sufi, pada suatu hari<br />
pernah didatangi seorang lelaki yang wajahnya kusam<br />
dan keningnya selalu berkerut. Dengan murung lelaki<br />
itu mengadu,<br />
<br />
"Tuan Guru, sepanjang hidup saya, rasanya tak pernah<br />
lepas saya beribadah kepada Allah. Orang lain sudah<br />
lelap, saya masih bermunajat. Isteri saya belum<br />
bangun, saya sudah mengaji. Saya juga bukan pemalas<br />
yang enggan mencari rezeki. Tetapi mengapa saya selalu<br />
malang dan kehidupan saya penuh kesulitan?"<br />
<br />
Sang Guru menjawab sederhana, "Perbaiki penampilanmu<br />
dan rubahlah roman mukamu. Kau tahu, Rasulullah adalah<br />
penduduk dunia yang <span class="yshortcuts" id="lw_1205470547_0">miskin</span> namun wajahnya tak pernah<br />
keruh dan selalu ceria. Sebab menurut Rasulullah,<br />
salah satu tanda penghuni neraka ialah muka masam yang<br />
membuat orang curiga kepadanya."<br />
<br />
Lelaki itu tertunduk. Ia pun berjanji akan memperbaiki<br />
penampilannya. Wajahnya senantiasa berseri. Setiap<br />
kesedihan diterima dengan sabar, tanpa mengeluh.<br />
Alhamdullilah sesudah itu ia tak pernah datang lagi<br />
untuk berkeluh kesah. Keserasian selalu dijaga.<br />
Sikapnya ramah,wajahnya senantiasa mengulum senyum<br />
bersahabat. Roman mukanya berseri.<br />
<br />
Tak heran jika Imam Hasan Al Basri berpendapat, awal<br />
keberhasilan sesuatu pekerjaan adalah roman muka yang<br />
ramah dan penuh senyum.Bahkan Rasulullah menegaskan,<br />
senyum adalah sedekah paling murah tetapi paling besar<br />
pahalanya. Demikian pula seorang suami atau seorang<br />
isteri.<br />
<br />
Alangkah celakanya rumah tangga jika suami isteri<br />
selalu berwajah tegang. Sebab tak ada persoalan yang<br />
diselesaikan dengan mudah melalui kekeruhan dan<br />
ketegangan. Dalam hati yang tenang, pikiran yang<br />
dingin dan wajah cerah, Insya Allah, apapun<br />
persoalannya nescaya dapat diatasi. Inilah yang<br />
dinamakan keluarga sakinah, yang didalamnya penuh<br />
dengan <span class="yshortcuts" id="lw_1205470547_1">cinta dan kasih sayang</span>.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Abu Yazid Al Busthami, pelopor sufi, pada suatu hari<br />
pernah didatangi seorang lelaki yang wajahnya kusam<br />
dan keningnya selalu berkerut. Dengan murung lelaki<br />
itu mengadu,</p>
<p>&#8220;Tuan Guru, sepanjang hidup saya, rasanya tak pernah<br />
lepas saya beribadah kepada Allah. Orang lain sudah<br />
lelap, saya masih bermunajat. Isteri saya belum<br />
bangun, saya sudah mengaji. Saya juga bukan pemalas<br />
yang enggan mencari rezeki. Tetapi mengapa saya selalu<br />
malang dan kehidupan saya penuh kesulitan?&#8221;</p>
<p>Sang Guru menjawab sederhana, &#8220;Perbaiki penampilanmu<br />
dan rubahlah roman mukamu. Kau tahu, Rasulullah adalah<br />
penduduk dunia yang <span class="yshortcuts" id="lw_1205470547_0">miskin</span> namun wajahnya tak pernah<br />
keruh dan selalu ceria. Sebab menurut Rasulullah,<br />
salah satu tanda penghuni neraka ialah muka masam yang<br />
membuat orang curiga kepadanya.&#8221;</p>
<p>Lelaki itu tertunduk. Ia pun berjanji akan memperbaiki<br />
penampilannya. Wajahnya senantiasa berseri. Setiap<br />
kesedihan diterima dengan sabar, tanpa mengeluh.<br />
Alhamdullilah sesudah itu ia tak pernah datang lagi<br />
untuk berkeluh kesah. Keserasian selalu dijaga.<br />
Sikapnya ramah,wajahnya senantiasa mengulum senyum<br />
bersahabat. Roman mukanya berseri.</p>
<p>Tak heran jika Imam Hasan Al Basri berpendapat, awal<br />
keberhasilan sesuatu pekerjaan adalah roman muka yang<br />
ramah dan penuh senyum.Bahkan Rasulullah menegaskan,<br />
senyum adalah sedekah paling murah tetapi paling besar<br />
pahalanya. Demikian pula seorang suami atau seorang<br />
isteri.</p>
<p>Alangkah celakanya rumah tangga jika suami isteri<br />
selalu berwajah tegang. Sebab tak ada persoalan yang<br />
diselesaikan dengan mudah melalui kekeruhan dan<br />
ketegangan. Dalam hati yang tenang, pikiran yang<br />
dingin dan wajah cerah, Insya Allah, apapun<br />
persoalannya nescaya dapat diatasi. Inilah yang<br />
dinamakan keluarga sakinah, yang didalamnya penuh<br />
dengan <span class="yshortcuts" id="lw_1205470547_1">cinta dan kasih sayang</span>.
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putrarambang.blog.com/2008/03/14/kita-harus-tersenyum/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>DIAM ITU EMAS</title>
		<link>http://putrarambang.blog.com/2008/03/14/diam-itu-emas/</link>
		<comments>http://putrarambang.blog.com/2008/03/14/diam-itu-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Mar 2008 04:37:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gindhox</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Dalam upaya mendewasakan diri kita, salah satu langkah<br />
awal yang harus kita pelajari adalah bagaimana menjadi<br />
pribadi yang berkemampuan dalam menjaga juga<br />
memelihara lisan dengan baik dan benar. Sebagaimana<br />
yang disabdakan Rasulullah saw, "Barangsiapa yang<br />
beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata<br />
benar atau diam.", hadits diriwayatkan oleh Bukhari.<br />
<br />
1. JENIS-JENIS DIAM<br />
Sesungguhnya diam <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc; cursor: pointer" class="yshortcuts" id="lw_1205469080_0">itu</span> sangat bermacam-macam penyebab<br />
dan dampaknya. Ada yang dengan diam jadi emas, tapi<br />
ada pula dengan diam malah menjadi masalah. Semuanya<br />
bergantung kepada niat, cara, situasi, juga kondisi<br />
pada diri dan lingkungannya. Berikut ini bisa kita<br />
lihat jenis-jenis diam:<br />
a. Diam Bodoh Yaitu diam karena memang tidak tahu apa<br />
yang harus dikatakan. Hal ini bisa karena kekurangan<br />
ilmu pengetahuan dan ketidakmengertianny a, atau<br />
kelemahan pemahaman dan alasan ketidakmampuan lainnya.<br />
Namun diam ini jauh lebih baik dan aman daripada<br />
memaksakan diri bicara sok tahu.<br />
b. Diam Malas Diam jenis merupakan keburukan, karena<br />
diam pada saat orang memerlukan perkataannya, dia<br />
enggan berbicara karena merasa sedang tidak mood,<br />
tidak berselera atau malas.<br />
c. Diam Sombong Ini pun termasuk diam negatif karena<br />
dia bersikap diam berdasarkan anggapan bahwa orang<br />
yang diajak bicara tidak selevel dengannya.<br />
d. Diam Khianat Ini diamnya orang jahat karena dia<br />
diam untuk mencelakakan orang lain. Diam pada saat<br />
dibutuhkan kesaksian yang menyelamatkan adalah diam<br />
yang keji.<br />
e. Diam Marah Diam seperti ini ada baiknya dan adapula<br />
buruknya, baiknya adalah jauh lebih terpelihara dari<br />
perkataan keji yang akan lebih memperkeruh suasana.<br />
Namun, buruknya adalah dia berniat bukan untuk mencari<br />
solusi tapi untuk memperlihatkan kemurkaannya,<br />
sehingga boleh jadi diamnya ini juga menambah masalah.<br />
f. Diam Utama (Diam Aktif) Yang dimaksud diam<br />
keutamaan adalah bersikap diam hasil dari pemikiran<br />
dan perenungan niat yang membuahkan keyakinan bahwa<br />
engan bersikap menahan diri (diam) maka akan menjadi<br />
maslahat lebih besardibanding dengan berbicara.<br />
<br />
2. KEUTAMAAN DIAM AKTIF<br />
a. Hemat Masalah Dengan memilih diam aktif, kita akan<br />
menghemat kata-kata yang berpeluang menimbulkan<br />
masalah.<br />
b. Hemat dari Dosa Dengan diam aktif maka peluang<br />
tergelincir kata menjadi dosapun menipis, terhindar<br />
dari kesalahan kata yang menimbulkan kemurkaan Allah.<br />
c. Hati Selalu Terjaga dan Tenang Dengan diam aktif<br />
berarti hati akan terjaga dari riya, ujub, takabbur<br />
atau aneka penyakit hati lainnya yang akan mengeraskan<br />
dan mematikan hati kita.<br />
d. Lebih Bijak Dengan diam aktif berarti kita menjadi<br />
pesdengar dan pemerhati yang baik, diharapkan dalam<br />
menghadapi sesuatu persoalan, pemahamannya jauh lebih<br />
mendaam sehingga pengambilan keputusan pun jauh lebih<br />
bijak dan arif.<br />
e. Hikmah Akan Muncul Yang tak kalah pentingnya, orang<br />
yang mampu menahan diri dengan diam aktif adalah<br />
bercahayanya qolbu, memberikan ide dan gagasan yang<br />
cemerlang, hikmah tuntunan dari Allah SWT akan<br />
menyelimuti hati, lisan, serta sikap dan perilakunya.<br />
f. Lebih Berwibawa Tanpa disadari, sikap dan<br />
penampilan orang yang diam aktif akan menimbulkan<br />
wibawa tersendiri. Orang akan menjadi lebih segan<br />
untuk mempermainkan atau meremehkan.<br />
<br />
Selain itu, diam aktif merupakan upaya menahan diri<br />
dari beberapa hal, seperti:<br />
<br />
1. Diam dari perkataan dusta<br />
2. Diam dari perkataan sia-sia<br />
3. Diam dari komentar spontan dan celetukan<br />
4. Diam dari kata yang berlebihan<br />
5. Diam dari keluh kesah<br />
6. Diam dari niat riya dan ujub<br />
7. Diam dari kata yang menyakiti<br />
8. Diam dari sok tahu dan sok pintar<br />
<br />
Mudah-mudahan kita menjadi terbiasa berkata benar atau<br />
diam. Semoga pula Allah ridha hingga akhir hayat<br />
nanti, saat ajal menjemput, lisan ini diperkenankan<br />
untuk mengantar kepergian ruh kita dengan sebaik-baik<br />
perkataan yaitu kalimat tauhiid "laa ilaha illallah"<br />
puncak perkataan yang menghantarkan ke surga. Aamiin.<br />
AA
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Dalam upaya mendewasakan diri kita, salah satu langkah<br />
awal yang harus kita pelajari adalah bagaimana menjadi<br />
pribadi yang berkemampuan dalam menjaga juga<br />
memelihara lisan dengan baik dan benar. Sebagaimana<br />
yang disabdakan Rasulullah saw, &#8220;Barangsiapa yang<br />
beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata<br />
benar atau diam.&#8221;, hadits diriwayatkan oleh Bukhari.</p>
<p>1. JENIS-JENIS DIAM<br />
Sesungguhnya diam <span style="border-bottom: 1px dashed #0066cc; cursor: pointer" class="yshortcuts" id="lw_1205469080_0">itu</span> sangat bermacam-macam penyebab<br />
dan dampaknya. Ada yang dengan diam jadi emas, tapi<br />
ada pula dengan diam malah menjadi masalah. Semuanya<br />
bergantung kepada niat, cara, situasi, juga kondisi<br />
pada diri dan lingkungannya. Berikut ini bisa kita<br />
lihat jenis-jenis diam:<br />
a. Diam Bodoh Yaitu diam karena memang tidak tahu apa<br />
yang harus dikatakan. Hal ini bisa karena kekurangan<br />
ilmu pengetahuan dan ketidakmengertianny a, atau<br />
kelemahan pemahaman dan alasan ketidakmampuan lainnya.<br />
Namun diam ini jauh lebih baik dan aman daripada<br />
memaksakan diri bicara sok tahu.<br />
b. Diam Malas Diam jenis merupakan keburukan, karena<br />
diam pada saat orang memerlukan perkataannya, dia<br />
enggan berbicara karena merasa sedang tidak mood,<br />
tidak berselera atau malas.<br />
c. Diam Sombong Ini pun termasuk diam negatif karena<br />
dia bersikap diam berdasarkan anggapan bahwa orang<br />
yang diajak bicara tidak selevel dengannya.<br />
d. Diam Khianat Ini diamnya orang jahat karena dia<br />
diam untuk mencelakakan orang lain. Diam pada saat<br />
dibutuhkan kesaksian yang menyelamatkan adalah diam<br />
yang keji.<br />
e. Diam Marah Diam seperti ini ada baiknya dan adapula<br />
buruknya, baiknya adalah jauh lebih terpelihara dari<br />
perkataan keji yang akan lebih memperkeruh suasana.<br />
Namun, buruknya adalah dia berniat bukan untuk mencari<br />
solusi tapi untuk memperlihatkan kemurkaannya,<br />
sehingga boleh jadi diamnya ini juga menambah masalah.<br />
f. Diam Utama (Diam Aktif) Yang dimaksud diam<br />
keutamaan adalah bersikap diam hasil dari pemikiran<br />
dan perenungan niat yang membuahkan keyakinan bahwa<br />
engan bersikap menahan diri (diam) maka akan menjadi<br />
maslahat lebih besardibanding dengan berbicara.</p>
<p>2. KEUTAMAAN DIAM AKTIF<br />
a. Hemat Masalah Dengan memilih diam aktif, kita akan<br />
menghemat kata-kata yang berpeluang menimbulkan<br />
masalah.<br />
b. Hemat dari Dosa Dengan diam aktif maka peluang<br />
tergelincir kata menjadi dosapun menipis, terhindar<br />
dari kesalahan kata yang menimbulkan kemurkaan Allah.<br />
c. Hati Selalu Terjaga dan Tenang Dengan diam aktif<br />
berarti hati akan terjaga dari riya, ujub, takabbur<br />
atau aneka penyakit hati lainnya yang akan mengeraskan<br />
dan mematikan hati kita.<br />
d. Lebih Bijak Dengan diam aktif berarti kita menjadi<br />
pesdengar dan pemerhati yang baik, diharapkan dalam<br />
menghadapi sesuatu persoalan, pemahamannya jauh lebih<br />
mendaam sehingga pengambilan keputusan pun jauh lebih<br />
bijak dan arif.<br />
e. Hikmah Akan Muncul Yang tak kalah pentingnya, orang<br />
yang mampu menahan diri dengan diam aktif adalah<br />
bercahayanya qolbu, memberikan ide dan gagasan yang<br />
cemerlang, hikmah tuntunan dari Allah SWT akan<br />
menyelimuti hati, lisan, serta sikap dan perilakunya.<br />
f. Lebih Berwibawa Tanpa disadari, sikap dan<br />
penampilan orang yang diam aktif akan menimbulkan<br />
wibawa tersendiri. Orang akan menjadi lebih segan<br />
untuk mempermainkan atau meremehkan.</p>
<p>Selain itu, diam aktif merupakan upaya menahan diri<br />
dari beberapa hal, seperti:</p>
<p>1. Diam dari perkataan dusta<br />
2. Diam dari perkataan sia-sia<br />
3. Diam dari komentar spontan dan celetukan<br />
4. Diam dari kata yang berlebihan<br />
5. Diam dari keluh kesah<br />
6. Diam dari niat riya dan ujub<br />
7. Diam dari kata yang menyakiti<br />
8. Diam dari sok tahu dan sok pintar</p>
<p>Mudah-mudahan kita menjadi terbiasa berkata benar atau<br />
diam. Semoga pula Allah ridha hingga akhir hayat<br />
nanti, saat ajal menjemput, lisan ini diperkenankan<br />
untuk mengantar kepergian ruh kita dengan sebaik-baik<br />
perkataan yaitu kalimat tauhiid &#8220;laa ilaha illallah&#8221;<br />
puncak perkataan yang menghantarkan ke surga. Aamiin.<br />
AA
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putrarambang.blog.com/2008/03/14/diam-itu-emas/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>BERJIWA BESAR</title>
		<link>http://putrarambang.blog.com/2008/02/18/berjiwa-besar/</link>
		<comments>http://putrarambang.blog.com/2008/02/18/berjiwa-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2008 05:24:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gindhox</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Seorang anak mendatangi Ayahnya dan bertanya,<br />
bagaimana Ayahnya bisa bersikap tenang dan selalu<br />
tersenyum padahal begitu banyak orang yang sering<br />
membuatnya kecewa.<br />
<br />
Sang Ayah pun tersenyum dan menunjukkan sebuah batu<br />
seukuran kepalan tangan. "Kantongi sebuah batu sebesar<br />
ini setiap kali kamu bertemu dengan orang yang<br />
mengecewakanmu. Kembali lagi ke Ayah dalam beberapa<br />
hari" pinta sang Ayah.<br />
<br />
Kemudian, baru setengah hari si anak berjalan ia sudah<br />
mengantongi beberapa batu. Satu hari terlalui, semakin<br />
banyak batu yang membebani anak tersebut dan<br />
memberatkan langkahnya. Dengan tertatih ia mendatangi<br />
Ayahnya dan berkata, "berat sekali Ayah, saya tak<br />
sanggup melakukannya. Ini pun baru satu hari,<br />
bagaimana dengan esok dan hari-hari selanjutnya? "<br />
<br />
Lagi-lagi Ayahnya tersenyum dan membasuh peluh di<br />
kening anaknya. "Begitulah yang kita rasakan jika<br />
setiap hari harus menanam sakit hati, iri, dengki, dan<br />
berbagai perasaan menderita lainnya di dalam hati.<br />
Berat nak, berat rasanya. Apalagi jika harus terus<br />
menerus membawa beban berat itu sepanjang hidup<br />
kita..."<br />
<br />
Kini, giliran sang anak yang tersenyum. Tentu setelah<br />
ia membuang semua batu yang seharian membebani<br />
pundaknya.<br />
<br />
-------<br />
<br />
Ada orang yang betah bertahun-tahun bermusuhan, ada<br />
lagi yang mengaku sulit memaafkan orang yang telah<br />
pernah menyakitinya. Selain itu, ada orang-orang yang<br />
tak pernah dalam sehari tak iri, tak dengki terhadap<br />
tetangga, sahabat, atau bahkan saudaranya sendiri.<br />
<br />
Sulitkah memaafkan? bukankah hidup akan lebih ringan<br />
hanya jika tak banyak yang membebani ruang jiwa ini?<br />
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Seorang anak mendatangi Ayahnya dan bertanya,<br />
bagaimana Ayahnya bisa bersikap tenang dan selalu<br />
tersenyum padahal begitu banyak orang yang sering<br />
membuatnya kecewa.</p>
<p>Sang Ayah pun tersenyum dan menunjukkan sebuah batu<br />
seukuran kepalan tangan. &#8220;Kantongi sebuah batu sebesar<br />
ini setiap kali kamu bertemu dengan orang yang<br />
mengecewakanmu. Kembali lagi ke Ayah dalam beberapa<br />
hari&#8221; pinta sang Ayah.</p>
<p>Kemudian, baru setengah hari si anak berjalan ia sudah<br />
mengantongi beberapa batu. Satu hari terlalui, semakin<br />
banyak batu yang membebani anak tersebut dan<br />
memberatkan langkahnya. Dengan tertatih ia mendatangi<br />
Ayahnya dan berkata, &#8220;berat sekali Ayah, saya tak<br />
sanggup melakukannya. Ini pun baru satu hari,<br />
bagaimana dengan esok dan hari-hari selanjutnya? &#8220;</p>
<p>Lagi-lagi Ayahnya tersenyum dan membasuh peluh di<br />
kening anaknya. &#8220;Begitulah yang kita rasakan jika<br />
setiap hari harus menanam sakit hati, iri, dengki, dan<br />
berbagai perasaan menderita lainnya di dalam hati.<br />
Berat nak, berat rasanya. Apalagi jika harus terus<br />
menerus membawa beban berat itu sepanjang hidup<br />
kita&#8230;&#8221;</p>
<p>Kini, giliran sang anak yang tersenyum. Tentu setelah<br />
ia membuang semua batu yang seharian membebani<br />
pundaknya.</p>
<p>&#8212;&#8212;-</p>
<p>Ada orang yang betah bertahun-tahun bermusuhan, ada<br />
lagi yang mengaku sulit memaafkan orang yang telah<br />
pernah menyakitinya. Selain itu, ada orang-orang yang<br />
tak pernah dalam sehari tak iri, tak dengki terhadap<br />
tetangga, sahabat, atau bahkan saudaranya sendiri.</p>
<p>Sulitkah memaafkan? bukankah hidup akan lebih ringan<br />
hanya jika tak banyak yang membebani ruang jiwa ini?
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putrarambang.blog.com/2008/02/18/berjiwa-besar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>MFI: Ngotot Tolak Sensor</title>
		<link>http://putrarambang.blog.com/2008/02/11/mfi-ngotot-tolak-sensor/</link>
		<comments>http://putrarambang.blog.com/2008/02/11/mfi-ngotot-tolak-sensor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 05:45:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gindhox</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<pre>
<tt>&#62; 08 Februari 2008 </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; MFI: Ngotot Tolak Sensor </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; akb/ant </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; JAKARTA--Sejumlah insan perfilman </tt>Indonesia
</pre>
<pre>
<tt>&#62; keberatan bila Lembaga</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Sensor Film (LSF) bertindak sebagai badan 'penjaga</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; moral' anak karena</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; tanggungjawab penuh atas tontonan anak-anak itu ada</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; pada orangtuanya.</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Keberatan itu diungkapkan saat Mahkamah</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Konstitusional (MK) menggelar</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; sidang perkara No. 29/PUU-V/2007 tentang pengujian</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; UU No. 8 Tahun 1992</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; tentang Perfilman terhadap UUD 1945 di </tt>Jakarta<tt>, Rabu</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; (6/2). </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Permohonan keberatan itu diajukan oleh lima orang</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; pemohon, yaitu Riri</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Riza (sutradara film), Nia Dinata (produser film),</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Shanty (aktris), Rois</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Amriradhiani (penyelenggara festival film), dan Tino</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Saroengallo</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; (pengajar dan sutradara film). Pada sidang</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; sebelumnya keterangan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; diberikan oleh Taufik Ismail, Ketua MUI, Deddy</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Mizwar dan lainnya selaku</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; pihak yang pro-sensor.</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Nia Dinata, sebagai salah satu pihak pemohon</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; mengajukan keberatannya</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; apabila Lembaga Sensor Film (LSF) bertindak sebagai</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; badan 'penjaga moral</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; anak'. ''LSF bukan penanggung jawab moral anak,''</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; katanya. Menurut dia,</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; orang tua lah yang harus bertanggung jawab penuh</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; mengawasi tontonan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; anaknya. </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Nia menuturkan, bahwa ia dan Masyarakat Film</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Indonesia (MFI) mendukung</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; kebebasan berekspresi. UU Nomor 8 Tahun 1992 tentang</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Perfilman dianggap</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; tidak memberikan klasifikasi terhadap jenis film dan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; reklame film yang</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; dilakukan sensor. ''Gugurkan pasal mengenai sensor,</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; ganti dengan lembaga</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; klasifikasi dan rating yang independen sehingga</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; tidak ada lagi sensor</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; tertutup seperti yang dilakukan LSF,'' tambahnya. </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Diungkapkannya untuk melahirkan suatu bangsa yang</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; maju diperlukan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; tontonan yang cerdas, bukan dengan melakukan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; penyensoran di sana-sini</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; yang akan menghilangkan esensi dari suatu film.</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; ''Yang diperlukan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; hanyalah klasifikasi dan pencantuman peringkat di</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; setiap film untuk</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; `mengamankan` anak dari tontonan negatif,''</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; ungkapnya. </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Senada dengan Nia, aktris Dian Sastrowardoyo menilai</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; kehadiran LSF saat</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; ini sudah tak layak. ''Dengan adanya sensor film,</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; kecerdasan bangsa</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; </tt>Indonesia<tt> nol,'' ujar Dian berapi-api. Dian juga</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; melihat sensor adalah</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; pelecehan terhadap orang </tt>Indonesia<tt>.</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Dian juga membantah bahwa aksi yang dilakukan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; dirinya bersama MPI ini</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; sebagai cara supaya mereka bisa membuat film porno.</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; ''Kita tidak buat</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; film pornografi. Jangan disamakan, tolong dipikirkan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; dengan seksama,''</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; katanya. Dian menyatakan untuk seorang aktris atau</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; aktor sebuah adegan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; merupakan karya. Kalau sampai adegan itu dipotong</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; oleh sensor, karya itu</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; seperti disabotase. </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; Berita ini dikirim melalui Republika Online</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&#62; <a target="_blank" href="http://www.republika.co.id/">http://www.republika.co.id/</a></tt>
</pre>
<br />
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<pre>
<tt>&gt; 08 Februari 2008 </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; MFI: Ngotot Tolak Sensor </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; akb/ant </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; JAKARTA--Sejumlah insan perfilman </tt>Indonesia
</pre>
<pre>
<tt>&gt; keberatan bila Lembaga</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Sensor Film (LSF) bertindak sebagai badan 'penjaga</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; moral' anak karena</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; tanggungjawab penuh atas tontonan anak-anak itu ada</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; pada orangtuanya.</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Keberatan itu diungkapkan saat Mahkamah</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Konstitusional (MK) menggelar</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; sidang perkara No. 29/PUU-V/2007 tentang pengujian</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; UU No. 8 Tahun 1992</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; tentang Perfilman terhadap UUD 1945 di </tt>Jakarta<tt>, Rabu</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; (6/2). </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Permohonan keberatan itu diajukan oleh lima orang</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; pemohon, yaitu Riri</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Riza (sutradara film), Nia Dinata (produser film),</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Shanty (aktris), Rois</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Amriradhiani (penyelenggara festival film), dan Tino</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Saroengallo</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; (pengajar dan sutradara film). Pada sidang</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; sebelumnya keterangan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; diberikan oleh Taufik Ismail, Ketua MUI, Deddy</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Mizwar dan lainnya selaku</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; pihak yang pro-sensor.</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Nia Dinata, sebagai salah satu pihak pemohon</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; mengajukan keberatannya</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; apabila Lembaga Sensor Film (LSF) bertindak sebagai</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; badan 'penjaga moral</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; anak'. ''LSF bukan penanggung jawab moral anak,''</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; katanya. Menurut dia,</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; orang tua lah yang harus bertanggung jawab penuh</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; mengawasi tontonan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; anaknya. </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Nia menuturkan, bahwa ia dan Masyarakat Film</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Indonesia (MFI) mendukung</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; kebebasan berekspresi. UU Nomor 8 Tahun 1992 tentang</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Perfilman dianggap</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; tidak memberikan klasifikasi terhadap jenis film dan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; reklame film yang</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; dilakukan sensor. ''Gugurkan pasal mengenai sensor,</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; ganti dengan lembaga</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; klasifikasi dan rating yang independen sehingga</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; tidak ada lagi sensor</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; tertutup seperti yang dilakukan LSF,'' tambahnya. </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Diungkapkannya untuk melahirkan suatu bangsa yang</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; maju diperlukan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; tontonan yang cerdas, bukan dengan melakukan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; penyensoran di sana-sini</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; yang akan menghilangkan esensi dari suatu film.</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; ''Yang diperlukan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; hanyalah klasifikasi dan pencantuman peringkat di</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; setiap film untuk</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; `mengamankan` anak dari tontonan negatif,''</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; ungkapnya. </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Senada dengan Nia, aktris Dian Sastrowardoyo menilai</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; kehadiran LSF saat</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; ini sudah tak layak. ''Dengan adanya sensor film,</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; kecerdasan bangsa</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; </tt>Indonesia<tt> nol,'' ujar Dian berapi-api. Dian juga</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; melihat sensor adalah</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; pelecehan terhadap orang </tt>Indonesia<tt>.</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Dian juga membantah bahwa aksi yang dilakukan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; dirinya bersama MPI ini</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; sebagai cara supaya mereka bisa membuat film porno.</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; ''Kita tidak buat</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; film pornografi. Jangan disamakan, tolong dipikirkan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; dengan seksama,''</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; katanya. Dian menyatakan untuk seorang aktris atau</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; aktor sebuah adegan</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; merupakan karya. Kalau sampai adegan itu dipotong</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; oleh sensor, karya itu</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; seperti disabotase. </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; </tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; Berita ini dikirim melalui Republika Online</tt>
</pre>
<pre>
<tt>&gt; <a target="_blank" href="http://www.republika.co.id/">http://www.republika.co.id/</a></tt>
</pre>
<p>
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putrarambang.blog.com/2008/02/11/mfi-ngotot-tolak-sensor/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hari Ini.</title>
		<link>http://putrarambang.blog.com/2007/11/30/hari-ini/</link>
		<comments>http://putrarambang.blog.com/2007/11/30/hari-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Nov 2007 03:09:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gindhox</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<font size="3" face="comic sans ms,sand"><span style="font-size: 10pt; font-family: 'Courier New'"><tt>Aku akan memulainya dengan ucapan syukur dan senyuman bukan</tt><br />
<tt>kritikan. Akan kuhargai setiap detik, menit dan jam, karena</tt><br />
<tt>tak sedetik pun dapat ditarik kembali.</tt><br />
<br />
<tt>Hari ini tidak akan kusia-siakan, seperti waktu lalu yang</tt><br />
<tt>terbuang percuma. Hari ini takkan kuisi dengan kecemasan</tt><br />
<tt>tentang apa yang akan terjadi esok.</tt><br />
<br />
<tt>Akan kupakai waktuku untuk membuat sesuatu yang kuidamkan</tt><br />
<tt>terjadi. Hari ini aku belajar lagi, untuk merubah diri</tt><br />
<tt>sendiri.</tt><br />
<br />
<tt>Hari ini akan kuisi dengan karya.</tt><br />
<br />
<tt>Kutinggalkan angan-angan, yang selalu mengatakan:</tt><br />
<tt>"Aku akan melakukan sesuatu jika keadaan berubah."</tt><br />
<br />
<tt>Jikalau keadaan tetap sama saja, dengan kemurahan-Nya aku</tt><br />
<tt>tetap akan sukses dengan apa yang ada padaku.</tt><br />
<br />
<tt>Hari ini aku akan berhenti berkata: "Aku tidak punya waktu"</tt><br />
<tt>Karena aku tahu, aku tidak pernah mempunyai waktu untuk</tt><br />
<tt>apapun. Jika aku ingin memiliki waktu, aku harus meluangkannya.</tt><br />
<br />
<tt>Hari ini akan kulalui seolah hari akhirku. Akan kulakukan</tt><br />
<tt>yang terbaik dan tidak akan ditunda sampai esok.</tt><br />
<tt>Karena hari esok belum tentu ada.</tt><br />
<br />
<br /></span></font>
<p><font size="3" face="comic sans ms,sand"><span style="font-size: 10pt; font-family: 'Courier New'">&#160;</span></font></p>
<p><font size="3" face="comic sans ms,sand"><span style="font-size: 10pt; font-family: 'Courier New'">&#160;</span></font></p>
<font size="3" face="comic sans ms,sand"><span style="font-size: 10pt; font-family: 'Courier New'"><br />
<tt><strong>Kata Bijak Hari Ini.</strong></tt><br />
<br />
<br />
<font color="#0000FF"><font face="courier new,courier"><tt>Jangan lihat masa lampau dengan penyesalan; jangan pula lihat</tt><br />
<tt>masa depan dengan ketakutan; tapi lihatlah sekitar anda dengan</tt><br /></font> <tt><font face="courier new,courier">penuh kesadaran. (James Thurber)</font></tt><br /></font><br />
<br />
<tt><br /></tt></span></font>
<p><font size="3" face="comic sans ms,sand"><font face="Times New Roman">&#160;</font></font></p>

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><font size="3" face="comic sans ms,sand"><span style="font-size: 10pt; font-family: 'Courier New'"><tt>Aku akan memulainya dengan ucapan syukur dan senyuman bukan</tt><br />
<tt>kritikan. Akan kuhargai setiap detik, menit dan jam, karena</tt><br />
<tt>tak sedetik pun dapat ditarik kembali.</tt></p>
<p><tt>Hari ini tidak akan kusia-siakan, seperti waktu lalu yang</tt><br />
<tt>terbuang percuma. Hari ini takkan kuisi dengan kecemasan</tt><br />
<tt>tentang apa yang akan terjadi esok.</tt></p>
<p><tt>Akan kupakai waktuku untuk membuat sesuatu yang kuidamkan</tt><br />
<tt>terjadi. Hari ini aku belajar lagi, untuk merubah diri</tt><br />
<tt>sendiri.</tt></p>
<p><tt>Hari ini akan kuisi dengan karya.</tt></p>
<p><tt>Kutinggalkan angan-angan, yang selalu mengatakan:</tt><br />
<tt>&#8220;Aku akan melakukan sesuatu jika keadaan berubah.&#8221;</tt></p>
<p><tt>Jikalau keadaan tetap sama saja, dengan kemurahan-Nya aku</tt><br />
<tt>tetap akan sukses dengan apa yang ada padaku.</tt></p>
<p><tt>Hari ini aku akan berhenti berkata: &#8220;Aku tidak punya waktu&#8221;</tt><br />
<tt>Karena aku tahu, aku tidak pernah mempunyai waktu untuk</tt><br />
<tt>apapun. Jika aku ingin memiliki waktu, aku harus meluangkannya.</tt></p>
<p><tt>Hari ini akan kulalui seolah hari akhirku. Akan kulakukan</tt><br />
<tt>yang terbaik dan tidak akan ditunda sampai esok.</tt><br />
<tt>Karena hari esok belum tentu ada.</tt></p>
<p></span></font></p>
<p><font size="3" face="comic sans ms,sand"><span style="font-size: 10pt; font-family: 'Courier New'">&#160;</span></font></p>
<p><font size="3" face="comic sans ms,sand"><span style="font-size: 10pt; font-family: 'Courier New'">&#160;</span></font></p>
<p><font size="3" face="comic sans ms,sand"><span style="font-size: 10pt; font-family: 'Courier New'"><br />
<tt><strong>Kata Bijak Hari Ini.</strong></tt></p>
<p>
<font color="#0000FF"><font face="courier new,courier"><tt>Jangan lihat masa lampau dengan penyesalan; jangan pula lihat</tt><br />
<tt>masa depan dengan ketakutan; tapi lihatlah sekitar anda dengan</tt><br /></font> <tt><font face="courier new,courier">penuh kesadaran. (James Thurber)</font></tt><br /></font></p>
<p><tt><br /></tt></span></font></p>
<p><font size="3" face="comic sans ms,sand"><font face="Times New Roman">&#160;</font></font></p>
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putrarambang.blog.com/2007/11/30/hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cinta Sesungguhnya</title>
		<link>http://putrarambang.blog.com/2007/01/27/cinta-sesungguhnya/</link>
		<comments>http://putrarambang.blog.com/2007/01/27/cinta-sesungguhnya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2007 07:17:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gindhox</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<font style="FONT-FAMILY:" face="'Comic Sans MS'"><br />
<font size="2"><?xml:namespace prefix = st1 ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" /?>
Ada sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benar cinta<br />
yang dicontohkan Allah melalui kehidupan Rasul-Nya.<br />
<br />
Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbatas memberikan kutbah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah<br />
kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian, Al<font style="mso-spacerun: yes">&#160;&#160;</font> Qur'an dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku."<br />
<br />
Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya.Usman menghela nafas panjang dan<br />
Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. "Rasulullah akan meninggalkan kita semua,"keluh hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya didunia. Tanda-tanda itu semakin kuat,<br />
tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap<font style="mso-spacerun: yes">&#160;&#160;</font> Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar. Disaat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu. Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang didalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya<br />
yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.<br />
<br />
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu Kemudian ia<br />
kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan<br />
yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan<br />
tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama<br />
menyertainya.<br />
<br />
Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap<font style="mso-spacerun: yes">&#160;</font> di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?"<br />
Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh<br />
kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabarini?" Tanya Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku:<?xml:namespace prefix = o ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:office" /?>
</font></font><font style="FONT-FAMILY:" face="'Comic Sans MS'"><br />
<font size="2">'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh urat-urat<br />
lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya<br />
Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah<br />
direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, kerana sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku."Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera<br />
mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya,dan<br />
Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku" Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli 'ala<br />
Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi.<br />
<br />
Betapa cintanya Rasulullah kepada kita. Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim lainnya agar timbul kesadaran untuk mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah dan Rasulnya mencintai kita.<font style="mso-spacerun: yes">&#160;</font> Kerana sesungguhnya selain daripada itu hanyalah fana<br />
belaka.<br />
<br />
<br style="mso-special-character: line-break" />
<br style="mso-special-character: line-break" /></font></font><font style="FONT-FAMILY:" face="'Comic Sans MS'"><font size="2">&#160;</font></font>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><font style="FONT-FAMILY:" face="'Comic Sans MS'"><br />
<font size="2"><?xml:namespace prefix = st1 ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" /?><br />
Ada sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benar cinta<br />
yang dicontohkan Allah melalui kehidupan Rasul-Nya.</p>
<p>Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbatas memberikan kutbah, &#8220;Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah<br />
kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian, Al<font style="mso-spacerun: yes">&#160;&#160;</font> Qur&#8217;an dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku.&#8221;</p>
<p>Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya.Usman menghela nafas panjang dan<br />
Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. &#8220;Rasulullah akan meninggalkan kita semua,&#8221;keluh hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya didunia. Tanda-tanda itu semakin kuat,<br />
tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap<font style="mso-spacerun: yes">&#160;&#160;</font> Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar. Disaat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu. Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang didalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya<br />
yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.</p>
<p>Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. &#8220;Bolehkah saya masuk?&#8221; tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, &#8220;Maafkanlah, ayahku sedang demam,&#8221; kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu Kemudian ia<br />
kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, &#8220;Siapakah itu wahai anakku?&#8221; &#8220;Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,&#8221; tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan<br />
yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. &#8220;Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,&#8221; kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan<br />
tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama<br />
menyertainya.</p>
<p>Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap<font style="mso-spacerun: yes">&#160;</font> di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. &#8220;Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?&#8221;<br />
Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. &#8220;Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu,&#8221; kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh<br />
kecemasan. &#8220;Engkau tidak senang mendengar khabarini?&#8221; Tanya Jibril lagi. &#8220;Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?&#8221; &#8220;Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku:<?xml:namespace prefix = o ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:office" /?><br />
</font></font><font style="FONT-FAMILY:" face="'Comic Sans MS'"><br />
<font size="2">&#8216;Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,&#8221; kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh urat-urat<br />
lehernya menegang. &#8220;Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.&#8221; Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. &#8220;Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?&#8221; Tanya<br />
Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. &#8220;Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah<br />
direnggut ajal,&#8221; kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, kerana sakit yang tidak tertahankan lagi. &#8220;Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku.&#8221;Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera<br />
mendekatkan telinganya. &#8220;Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.&#8221; Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya,dan<br />
Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. &#8220;Ummatii, ummatii, ummatiii?&#8221; - &#8220;Umatku, umatku, umatku&#8221; Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli &#8216;ala<br />
Muhammad wa baarik wa salim &#8216;alaihi.</p>
<p>Betapa cintanya Rasulullah kepada kita. Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim lainnya agar timbul kesadaran untuk mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah dan Rasulnya mencintai kita.<font style="mso-spacerun: yes">&#160;</font> Kerana sesungguhnya selain daripada itu hanyalah fana<br />
belaka.</p>
<p><br style="mso-special-character: line-break" /><br />
<br style="mso-special-character: line-break" /></font></font><font style="FONT-FAMILY:" face="'Comic Sans MS'"><font size="2">&#160;</font></font>
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putrarambang.blog.com/2007/01/27/cinta-sesungguhnya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>8 Hadiah Terindah dan Tak Ternilai</title>
		<link>http://putrarambang.blog.com/2006/10/13/8-hadiah-terindah-dan-tak-ternilai/</link>
		<comments>http://putrarambang.blog.com/2006/10/13/8-hadiah-terindah-dan-tak-ternilai/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Oct 2006 03:41:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gindhox</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<font style="FONT-SIZE: 12pt; FONT-FAMILY: ; mso-bidi-font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'" face="'Courier New'"><br />
<b style="mso-bidi-font-weight: normal"><i style="mso-bidi-font-style: normal">Kehadiran</i></b><i style="mso-bidi-font-style: normal"><br /></i>Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang bisa juga hadir lewat</font> <?xml:namespace prefix = st1 ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" /?>
<font style="FONT-SIZE: 12pt; FONT-FAMILY: ; mso-bidi-font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'" face="'Courier New'">surat</font><font style="FONT-SIZE: 12pt; FONT-FAMILY: ; mso-bidi-font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'" face="'Courier New'">, telepon, foto, atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran sebagai pembawa kebahagiaan.<br />
<br />
<b style="mso-bidi-font-weight: normal"><i style="mso-bidi-font-style: normal">Mendengar</i></b><i style="mso-bidi-font-style: normal"><br /></i>Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.<br />
<br />
<b style="mso-bidi-font-weight: normal">Diam</b><br />
Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik, bahkan mengomel.<br />
<br />
<b style="mso-bidi-font-weight: normal">Kebebasan</b><br />
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya ? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah "Kau bebas berbuat semaumu". Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.<br />
<br />
<b style="mso-bidi-font-weight: normal">Keindahan</b><br />
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika mengkadokannya tiap hari ! Selain keindahan penampilan pribadi.<br />
<br />
<b style="mso-bidi-font-weight: normal">Tanggapan Positif</b><br />
Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negative terhadap pikiran, sikap, atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.<br />
<br />
<b style="mso-bidi-font-weight: normal">Kesediaan Mengalah</b><br />
Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu ? Bila memikirkan hal ini, berarti siap memberikan kado "kesediaan mengalah". Okelah, mungkin kesal atau marah karena telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa musti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.<br />
<br />
<b style="mso-bidi-font-weight: normal">Senyuman</b><br />
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan syarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali kita menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi ?</font><font style="FONT-SIZE: 12pt; mso-bidi-font-size: 10.0pt"><?xml:namespace prefix = o ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:office" /?>
</font>
<p class="Blockquote" style="MARGIN: 5pt 18pt">&#160;</p>
<font style="FONT-SIZE: 12pt; mso-bidi-font-size: 10.0pt"><font face="Times New Roman">&#160;</font></font>
<p>&#160;</p>

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><font style="FONT-SIZE: 12pt; FONT-FAMILY: ; mso-bidi-font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'" face="'Courier New'"><br />
<b style="mso-bidi-font-weight: normal"><i style="mso-bidi-font-style: normal">Kehadiran</i></b><i style="mso-bidi-font-style: normal"><br /></i>Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang bisa juga hadir lewat</font> <?xml:namespace prefix = st1 ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" /?><br />
<font style="FONT-SIZE: 12pt; FONT-FAMILY: ; mso-bidi-font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'" face="'Courier New'">surat</font><font style="FONT-SIZE: 12pt; FONT-FAMILY: ; mso-bidi-font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'" face="'Courier New'">, telepon, foto, atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran sebagai pembawa kebahagiaan.</p>
<p><b style="mso-bidi-font-weight: normal"><i style="mso-bidi-font-style: normal">Mendengar</i></b><i style="mso-bidi-font-style: normal"><br /></i>Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.</p>
<p><b style="mso-bidi-font-weight: normal">Diam</b><br />
Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya &#8220;ruang&#8221;. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik, bahkan mengomel.</p>
<p><b style="mso-bidi-font-weight: normal">Kebebasan</b><br />
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya ? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah &#8220;Kau bebas berbuat semaumu&#8221;. Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.</p>
<p><b style="mso-bidi-font-weight: normal">Keindahan</b><br />
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika mengkadokannya tiap hari ! Selain keindahan penampilan pribadi.</p>
<p><b style="mso-bidi-font-weight: normal">Tanggapan Positif</b><br />
Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negative terhadap pikiran, sikap, atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.</p>
<p><b style="mso-bidi-font-weight: normal">Kesediaan Mengalah</b><br />
Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu ? Bila memikirkan hal ini, berarti siap memberikan kado &#8220;kesediaan mengalah&#8221;. Okelah, mungkin kesal atau marah karena telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa musti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.</p>
<p><b style="mso-bidi-font-weight: normal">Senyuman</b><br />
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan syarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali kita menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi ?</font><font style="FONT-SIZE: 12pt; mso-bidi-font-size: 10.0pt"><?xml:namespace prefix = o ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:office" /?><br />
</font></p>
<p class="Blockquote" style="MARGIN: 5pt 18pt">&#160;</p>
<p><font style="FONT-SIZE: 12pt; mso-bidi-font-size: 10.0pt"><font face="Times New Roman">&#160;</font></font></p>
<p>&#160;</p>
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putrarambang.blog.com/2006/10/13/8-hadiah-terindah-dan-tak-ternilai/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
